Moskow (KABARIN) - Giuseppe Berutti Bergotto menyatakan Italia telah menyiapkan empat kapal untuk kemungkinan pengerahan dalam misi pembersihan ranjau di Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.
“Rencana yang diusulkan Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata, untuk berjaga-jaga, mencakup pembentukan suatu grup yang terdiri dari dua kapal penyapu ranjau, unit pengawal, dan unit pendukung logistik, yang akan memungkinkan kami memperpanjang periode tugas,” kata Berutti Bergotto kepada saluran Rai1 Italia, Rabu.
“Totalnya akan ada empat kapal,” ucap dia, menambahkan.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan Italia disiapkan dalam kerangka koalisi internasional. Sejumlah negara lain seperti Prancis, Inggris, Belanda, dan Belgia juga disebut akan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke wilayah tersebut.
Ketegangan di kawasan meningkat setelah pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang memicu respons balasan dari Iran terhadap wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
Eskalasi tersebut berdampak pada terganggunya pelayaran di Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak dan gas dunia, yang kemudian turut memicu kenaikan harga energi global.
Sumber: SPU