Penyebab Munculnya Bintik Hitam di Wajah dan Cara Pencegahannya

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Masalah hiperpigmentasi atau munculnya noda gelap pada kulit sering dialami wanita usia 30 tahun ke atas. Kondisi ini tidak muncul secara mendadak, tetapi berkembang perlahan dalam jangka waktu lama.

Direktur Medis Cambridge Medical Group dr. Shirley Kwee mengatakan perubahan warna kulit tersebut biasanya dipengaruhi akumulasi paparan sinar matahari, proses penuaan, serta perubahan hormon yang terjadi bertahap.

“Pigmen dapat tetap berada di lapisan kulit yang lebih dalam sebelum akhirnya muncul ke permukaan. Pada saat bintik-bintik gelap terlihat jelas, bintik-bintik tersebut sudah terbentuk di dalam kulit,” ujar dr. Shirley Kwee sebagaimana dikutip Channel News Asia, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan hiperpigmentasi jarang muncul secara tiba-tiba karena proses pembentukannya terjadi di dalam kulit sebelum terlihat di permukaan.

Kondisi ini terjadi ketika melanin menumpuk berlebihan di kulit. Melanin sendiri merupakan zat yang diproduksi sel kulit untuk melindungi tubuh dari paparan sinar ultraviolet di lapisan epidermis.

Ada beberapa jenis hiperpigmentasi yang umum terjadi. Pertama melasma yang berkaitan dengan perubahan hormon. Kedua lentigo solar atau bintik matahari akibat paparan sinar UV berlebihan dalam jangka panjang. Ketiga hiperpigmentasi pasca inflamasi yang muncul setelah peradangan seperti jerawat, eksim, atau luka pada kulit.

Untuk pencegahan, dr. Kwee menekankan bahwa perlindungan kulit dari sinar matahari adalah langkah paling penting.

“Penggunaan tabir surya setiap hari adalah hal yang mutlak,” katanya.

Selain itu, ia menyarankan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung terutama pada jam dengan intensitas UV tinggi.

Namun, ia juga menyoroti bahwa melasma lebih sulit dicegah karena dipengaruhi perubahan hormon seperti estrogen dan progesteron yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar UV.

Kondisi ini sering memburuk saat kehamilan atau penggunaan kontrasepsi hormonal.

Sebagai tambahan perawatan, konsumsi vitamin C juga dianjurkan karena dapat membantu mengurangi stres oksidatif akibat paparan sinar matahari.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka