Lavrov Dorong India Jadi Penengah Konflik Iran dan Negara Arab

waktu baca 2 menit

New Delhi (KABARIN) - Sergey Lavrov mengusulkan India untuk mengambil peran sebagai mediator dalam upaya memperbaiki hubungan antara Iran dan negara-negara Arab di kawasan Timur Tengah.

Usulan itu disampaikan Lavrov saat menghadiri pertemuan tingkat menteri luar negeri BRICS di India pada Jumat. Menurutnya, India punya posisi strategis karena saat ini memegang keketuaan BRICS sekaligus memiliki kepentingan besar terhadap stabilitas kawasan, terutama terkait pasokan energi.

"India adalah ketua (BRICS). India langsung bergantung pada pasokan minyak, termasuk dari kawasan ini. Kenapa India tidak menawarkan niat baiknya saja, sebagai pemegang keketuaan BRICS, dengan mengundang Iran dan Uni Emirat Arab untuk berdialog, dan mencegah permusuhan," kata Lavrov.

Lavrov juga menilai salah satu tujuan utama agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran adalah mencegah hubungan Iran dengan negara-negara Arab membaik.

"Apabila konflik tersebut dilakukan dengan konteks yang sangat spesifik, yaitu untuk mengakhiri 47 tahun masa-masa Iran 'meneror' negara tetangganya dan seluruh dunia di sekitarnya," kata Lavrov.

"Maka hal tersebut sama saja seperti dalih keterlibatan dalam perdagangan narkoba yang diciptakan sebagai alasan untuk menculik Presiden Venezuela," ucap dia, melanjutkan.

Pernyataan Lavrov muncul di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang turut memengaruhi stabilitas global, termasuk harga minyak dan keamanan jalur perdagangan internasional. Dalam beberapa waktu terakhir, hubungan Iran dengan sejumlah negara di kawasan juga kembali menjadi sorotan dalam forum BRICS.

Baca juga: Iran Bakal Bahas Uranium dengan Rusia Setelah Negosiasi dengan AS

Baca juga: Usai Kunjungan Trump, Putin Bakal ke China Mingu Depan

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka