Denpasar (KABARIN) - Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menyampaikan bahwa jalur laut melalui layanan taksi air dinilai dapat menjadi alternatif untuk mengurai kemacetan di kawasan Canggu, terutama dari arah Bandara I Gusti Ngurah Rai.
“Tol laut (jalur taksi laut) itu harus, sudah dicanangkan untuk dilakukan, sehingga masyarakat yang akan ke Canggu dari Bandara Ngurah Rai akan langsung ke Canggu dan tidak lagi melalui jalan darat,” kata Giri usai Sidang Paripurna DPRD Bali di Denpasar, Senin.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas banyaknya konten media sosial yang memperlihatkan kepadatan lalu lintas di Canggu, khususnya di jalur Shortcut Canggu.
Giri Prasta, yang pernah menjabat Bupati Badung, mengakui bahwa persoalan kemacetan di kawasan tersebut belum dapat ditangani secara maksimal.
Ia menjelaskan bahwa Shortcut Canggu sudah tidak memungkinkan untuk diperlebar karena keterbatasan lahan serta adanya tempat ibadah umat Hindu di sekitar area tersebut.
Karena itu, Pemprov Bali bersama Pemkab Badung dan pemerintah pusat kini mempertimbangkan solusi alternatif berupa pengembangan transportasi laut dengan rute Bandara Ngurah Rai menuju Canggu.
“Dari saya menjabat itu kan hanya satu saya bisa menyelesaikan shortcut-nya, dan itu pun tidak bisa secara optimal karena badan jalan sudah seperti itu, dan tidak mungkin kita melebarkan karena ada tempat beribadah umat Hindu, merajan-merajan, dan tidak mungkin dipindahkan,” ujar Giri Prasta.
Untuk mendukung rencana tersebut, pemerintah akan menyiapkan sejumlah titik pemberhentian (stopover) di beberapa lokasi serta melakukan penataan sempadan pantai hingga 120 meter dari garis pantai.
Titik singgah itu nantinya juga akan difungsikan sebagai pemecah gelombang agar arus laut tidak langsung menghantam kawasan pesisir yang dilalui jalur taksi laut.
Dengan adanya opsi transportasi laut ini, masyarakat diharapkan memiliki pilihan perjalanan selain melalui jalur darat, termasuk Shortcut Canggu dan skema rekayasa lalu lintas lainnya.
Meski tidak memprioritaskan pelebaran jalan di kawasan Canggu, Pemprov Bali tetap melanjutkan upaya penanganan kemacetan di titik lain di Pulau Dewata.
“Kami akan melakukan perbaikan untuk fasilitas jalan salah satunya komunikasi dengan pemerintah pusat untuk underpass, Astungkara di tahun ini di Jimbaran dan ke depan pun kita ada di Tohpati,” katanya.
Sumber: ANTARA