PBB Khawatir Konflik Ukraina Makin Tak Terkendali

waktu baca 2 menit

PBB (KABARIN) - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi perang antara Rusia dan Ukraina yang dinilai semakin berbahaya dan berisiko lepas kendali.

Dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB terkait Ukraina pada Kamis (28/5), Guterres menilai eskalasi konflik yang terus meningkat bisa membawa dampak yang lebih besar jika tidak segera dihentikan.

"Namun arah perang – eskalasi dan intensifikasi yang kita saksikan – berisiko lepas kendali," kata Guterres.

Ia menegaskan bahwa saat ini dunia membutuhkan langkah deeskalasi, gencatan senjata, dan upaya diplomasi yang lebih serius untuk menghentikan konflik berkepanjangan tersebut.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah menciptakan kondisi untuk perdamaian yang adil, abadi, dan komprehensif - sesuai dengan Piagam PBB, hukum internasional, dan resolusi PBB," kata Sekjen.

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina dalam beberapa waktu terakhir.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia pada Senin menyebut serangan mematikan Ukraina terhadap sebuah perguruan tinggi di Starobelsk (Starobilsk), wilayah Lugansk, menjadi pemicu terbaru bagi Rusia untuk melancarkan serangan sistematis ke sejumlah target penting di Ukraina.

Target tersebut disebut mencakup perusahaan industri pertahanan, pusat pengambilan keputusan, hingga pos komando di Kiev.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengimbau warga negara asing, termasuk personel diplomatik, agar segera meninggalkan Kiev secepat mungkin di tengah situasi keamanan yang semakin memanas.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka