Kemenhaj Larang Jamaah Haji Bawa Air Zamzam di Koper Saat Kepulangan

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Haji dan Umrah mengingatkan seluruh jamaah haji Indonesia untuk mematuhi aturan kepulangan, termasuk larangan membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff menegaskan bahwa aturan tersebut merupakan ketentuan penerbangan yang wajib dipatuhi oleh seluruh jamaah.

“Kami menegaskan kembali kepada seluruh jamaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin,” ujar Maria di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa membawa air zamzam di dalam koper dapat melanggar aturan keamanan penerbangan dan berpotensi mengganggu proses pemeriksaan di bandara. Bahkan, petugas disebut dapat membuka paksa koper jika ditemukan cairan tersebut.

“Memasukkan air zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap aturan penerbangan dan dapat mengganggu kelancaran proses pemeriksaan bagasi di bandara. Petugas bandara bakal membuka paksa koper yang kedapatan menyimpan air zamzam,” katanya.

Pemerintah menegaskan jamaah tidak perlu membawa sendiri air zamzam dari Arab Saudi karena sudah disiapkan secara resmi. Setiap jamaah haji Indonesia akan menerima satu galon berisi 5 liter air zamzam saat tiba di debarkasi di Indonesia.

“Air zamzam sudah disiapkan melalui mekanisme resmi. Setiap jamaah akan menerima 1 galon berisi 5 liter di debarkasi masing-masing. Jadi, tidak perlu membawa zamzam di koper,” ujarnya.

Pada fase pemulangan, tercatat 17 kelompok terbang jamaah haji Indonesia telah kembali ke tanah air pada Senin (1/6) melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan proses kepulangan dilakukan secara bertahap.

Kemenhaj juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci serta menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan haji.

Selain itu, jamaah yang dijadwalkan pulang diimbau untuk mempersiapkan barang bawaan dengan baik, mengikuti jadwal keberangkatan, serta memastikan dokumen penting, obat-obatan, dan barang pribadi tersimpan rapi dan mudah diakses selama perjalanan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka