untuk April 2026, neraca dagang nasional surplus 0,09 miliar dolar AS, dengan rincian ekspor 25,30 miliar dolar AS dan impor 25,21 miliar dolar AS
Jakarta (KABARIN) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif pada periode Januari hingga April 2026 mengalami surplus sebesar 5,64 miliar dolar AS. Capaian tersebut berasal dari total ekspor 92,15 miliar dolar AS dan impor 86,51 miliar dolar AS.
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa pada April 2026 neraca perdagangan Indonesia juga masih mencatat surplus tipis sebesar 0,09 miliar dolar AS. Pada bulan tersebut, nilai ekspor tercatat 25,30 miliar dolar AS, sedangkan impor mencapai 25,21 miliar dolar AS.
Ia menjelaskan bahwa nilai ekspor Indonesia pada April 2026 meningkat 21,98 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh sektor nonmigas, dengan kontribusi utama dari komoditas lemak dan minyak hewan nabati yang memberikan andil 5,9 persen terhadap total ekspor.
Sementara itu, nilai impor juga tercatat meningkat secara tahunan sebesar 22,49 persen pada April 2026. Kenaikan tersebut terutama didorong oleh impor nonmigas yang berkontribusi 12,39 persen, dengan dominasi utama pada kelompok bahan baku dan penolong.
Sumber: ANTARA