Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi sekaligus menjaga daya beli warga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan para peserta yang diterima dalam program tersebut akan memperoleh upah setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta.
“Supaya orang bisa bekerja, dan kami membuka kurang lebih 2.843 lowongan. Mereka digaji setara dengan UMP (Upah Minimum Provinsi) di DKI Jakarta ini,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat.
Menurut dia, program ini dirancang sebagai bantalan sosial bagi warga yang sedang membutuhkan pekerjaan dan sumber penghasilan untuk menopang kebutuhan keluarga.
Pelaksanaan program padat karya tersebut direncanakan berlangsung selama tiga bulan. Namun, pemerintah daerah masih membuka peluang untuk memperpanjang masa pelaksanaannya apabila kondisi di lapangan masih memerlukan dukungan tambahan.
“Yang paling penting tadi, untuk membuat bantalan sosial supaya orang bekerja. Membuka kurang lebih 2.843 lowongan kerja yang bersifat bantalan sosial dari keluarga yang tentunya syaratnya hanya satu, KTP Jakarta,” kata Pramono.
Ia menegaskan kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah perlindungan sosial yang disiapkan Pemprov DKI guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang sedang berlangsung.
Melalui program ini, Pemprov DKI berharap dapat membantu mengurangi beban masyarakat sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang terjadi di ibu kota.
Sumber: ANTARA