Tidak hanya untuk umat Islam, untuk seluruh warga, siapapun, yang bisa memanfaatkan (fasilitas-fasilitas) Masjid Istiqlal ini
Jakarta (KABARIN) - Staf Khusus Menteri Agama Farid F. Saenong mendorong masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, untuk memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan Masjid Istiqlal, termasuk lapangan basket.
“Tidak hanya untuk umat Islam, untuk seluruh warga, siapapun, yang bisa memanfaatkan (fasilitas-fasilitas) Masjid Istiqlal ini,” kata Farid dalam acara Basketball Coaching Clinic and Friendly Match with Jamarr Johnson di Jakarta, Selasa.
Farid mengatakan Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut baik berbagai bentuk partisipasi, kontribusi, dan kerja sama yang mendukung pengembangan fasilitas serta pelayanan bagi masyarakat.
Menurut dia, lapangan basket di Masjid Istiqlal dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk beraktivitas, mengembangkan potensi, dan menjadi salah satu daya tarik yang dekat dengan anak muda.
Ia berharap semakin banyak kegiatan dan kolaborasi yang memanfaatkan fasilitas di Masjid Istiqlal, seperti program Basketball Coaching Clinic bersama Jamarr Johnson yang digelar di lapangan basket masjid tersebut.
Farid juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jamarr Johnson, dan pihak Masjid Istiqlal atas kerja sama dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Mudah-mudahan teman-teman semua, anak-anak muda semua bisa mengambil manfaat dan pengalaman (dari coaching clinic). Tidak semua orang punya kesempatan emas seperti ini,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jamarr Johnson mengaku senang mengetahui adanya lapangan basket di area Masjid Istiqlal yang dapat dimanfaatkan untuk melatih kemampuan sekaligus membangun karakter generasi muda Indonesia.
Menurutnya, anak-anak muda Indonesia memiliki potensi besar dalam olahraga basket. Ia juga mengaku terkesan dengan penampilan para pemain dari Indonesian Deaf Basketball Academy yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya benar-benar terkejut. Mereka bermain keras, bermain cerdas, bermain dengan penuh semangat,” kata Jamarr.
Jamarr Johnson merupakan pebasket profesional Indonesia-Amerika yang dikenal sebagai salah satu pemain naturalisasi paling berprestasi dalam sejarah basket Indonesia. Lahir di New Jersey pada 1988, ia mengawali karier basketnya di Widener University sebelum melanjutkan kiprah profesional di Indonesia.
Sumber: ANTARA