Rupiah Menguat ke Rp18.058 per Dolar AS

waktu baca 2 menit

sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen yang ditetapkan pemerintah

Jakarta (KABARIN) - Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Selasa sore mencatat penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda ditutup naik 130 poin atau 0,71 persen ke level Rp18.058 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp18.188 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai penguatan tersebut tidak lepas dari keputusan Bank Indonesia (BI) yang kembali menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.

“Kenaikan ini sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen yang ditetapkan pemerintah,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan bahwa kebijakan kenaikan suku bunga juga bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus meningkatkan daya tarik aset keuangan domestik bagi investor asing.

Dalam evaluasi Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode 19–20 Mei 2026, Perry menyampaikan bahwa pergerakan rupiah sempat melemah lebih dari perkiraan akibat tekanan global, tingginya permintaan valuta asing, serta keluarnya dana asing dari pasar keuangan domestik.

Kondisi tersebut mendorong BI untuk memperkuat langkah stabilisasi dengan meningkatkan imbal hasil serta berbagai insentif guna menarik kembali arus modal asing ke Indonesia.

Di sisi eksternal, pasar global masih dipengaruhi ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel, meski kedua pihak dilaporkan sempat menahan eskalasi setelah adanya pertukaran pesan diplomatik yang melibatkan Amerika Serikat.

Di pasar spot, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI juga tercatat menguat ke posisi Rp18.141 per dolar AS dari sebelumnya Rp18.171 per dolar AS.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka