Jusuf Kalla Nilai Perbaikan MBG Tepat Hadapi Dinamika Ekonomi

waktu baca 2 menit

MBG sudah dipotong, bagus itu

Jakarta (KABARIN) - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK) menilai perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah tepat untuk meringankan beban fiskal di tengah dinamika ekonomi.

“MBG sudah dipotong, bagus itu,” kata JK dalam Seminar Publik Kebijakan Ekonomi dan Manajemen Krisis yang dipantau secara daring dari Jakarta, Selasa.

Menurut JK, penyesuaian tata kelola MBG menjadi salah satu langkah yang dapat ditempuh pemerintah untuk mengurangi tekanan anggaran negara. Ia juga menyebut sejumlah opsi lain seperti efisiensi pada program koperasi, subsidi BBM, hingga belanja alutsista sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan fiskal.

JK menekankan, pengendalian belanja negara menjadi kunci dalam menghadapi potensi tekanan ekonomi. Ia menyebut, stabilitas fiskal berkaitan erat dengan kepercayaan terhadap kondisi ekonomi nasional.

“Krisis ekonomi itu berhubungan dengan fiskal. Fiskal itu uang, anggaran, dan sebagainya. Jadi, untuk mengatasi itu (krisis ekonomi), maka pengeluaran diturunkan. Pemasukan dinaikkan,” ujarnya.

Ia menyambut langkah pemerintah yang disebut mulai melakukan penyesuaian pada program MBG. “Alhamdulillah, Pak Presiden menyadari itu. Mengatakan kurangi biaya di situ (MBG). Akhirnya dikurangi,” kata JK.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menyampaikan bahwa perbaikan tata kelola MBG 2026 dilakukan dengan menitikberatkan pada efisiensi anggaran. Program tersebut akan difokuskan pada wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B).

BGN juga telah mengeluarkan kebijakan penyesuaian pelaksanaan di lapangan, termasuk penangguhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak melayani sasaran 3B serta pembatasan pembangunan dapur baru. Anggaran MBG tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp268 triliun.

Langkah efisiensi tersebut diikuti dengan refocusing penerima manfaat, moratorium dapur baru, serta pembenahan fasilitas yang sudah ada agar sesuai standar pelayanan dan kualitas makanan.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka