Jakarta (KABARIN) - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki sedikitnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan.
"Kami menargetkan nanti setiap kabupaten kota memiliki sekurang-kurangnya satu gedung permanen Sekolah Rakyat," kata Saifullah Yusuf di kantor Kementerian Hukum (Kemenkum), Jakarta, Kamis.
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara penyerahan lahan seluas 6,3 hektare milik Kementerian Hukum kepada Kementerian Sosial untuk pembangunan Sekolah Rakyat, di Kantor Kemenkum, Jakarta, Kamis.
Saifullah mengatakan kehadiran gedung permanen Sekolah Rakyat sangat krusial dalam upaya memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang selama ini belum terjangkau secara optimal oleh pembangunan.
Ia mengatakan pemerintah terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai bagi peserta didik Sekolah Rakyat, salah satu upayanya adalah kolaborasi dengan berbagai kementerian dan lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyampaikan apresiasi kepada Menteri Hukum yang menyerahkan sebagian aset tanah milik Kementerian Hukum di wilayah Tangerang untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat.
Saifullah menegaskan dukungan tersebut sangat membantu pihaknya, terutama di daerah yang masih mengalami keterbatasan lahan untuk pembangunan fasilitas pendidikan.
"Ini menurut saya sungguh luar biasa, lebih-lebih di daerah Tangerang yang sampai sekarang kita masih kesulitan untuk mendapatkan tanah guna pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat," ujarnya.
Mensos menjelaskan pemerintah ingin menghadirkan fasilitas pendidikan terbaik bagi anak-anak dari keluarga rentan yang selama ini kerap luput dari perhatian atau yang disebut Presiden Prabowo sebagai the invisible people.
"Presiden ingin memberikan fasilitas terbaik, bukan tanggung-tanggung, kepada mereka yang selama ini tercecer dan berasal dari keluarga miskin ekstrem," katanya.
Saifullah menegaskan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan yang tidak hanya menyasar pendidikan anak, tetapi juga pemberdayaan keluarga secara menyeluruh melalui berbagai program bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan.
Baca juga: Kemensos Targetkan Bangun Empat Sekolah Rakyat di Papua Mulai Juli 2026
Baca juga: Menteri PU Percepat Program Prioritas Presiden, Fokus Infrastruktur hingga Sekolah Rakyat
Sumber: ANTARA