Jakarta (KABARIN) - Pilihan pola hidup sehat, termasuk konsumsi makanan dan minuman, memiliki peran penting dalam membantu mengendalikan tekanan darah. Selain teh hijau yang telah lama dikenal bermanfaat bagi kesehatan jantung, sejumlah minuman lain juga dinilai dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Ahli gizi Dani Lebovitz, M.S., RDN, mengatakan makanan dan minuman memengaruhi keseimbangan cairan tubuh, kadar mineral penting seperti natrium dan kalium, fungsi pembuluh darah, hingga faktor kesehatan lain seperti peradangan dan kesehatan usus.
Selain teh hijau yang kaya katekin untuk membantu relaksasi pembuluh darah dan melancarkan aliran darah, para ahli merekomendasikan beberapa minuman berikut untuk mendukung kesehatan tekanan darah.
1. Jus prune
Jus prune atau jus buah plum kering mengandung antioksidan, kalium, dan serat yang bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular. Dalam satu cangkir jus prune terdapat sekitar 2,5 gram serat dan 707 miligram kalium.
"Penelitian menunjukkan bahwa asupan serat yang lebih tinggi dikaitkan dengan tekanan darah dan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik, dan bukti yang muncul menunjukkan bahwa mikrobioma usus juga dapat berperan dalam pengaturan tekanan darah," kata Lebovitz.
2. Teh hibiscus
Teh hibiscus atau teh bunga kembang sepatu mengandung polifenol yang dapat membantu merelaksasi pembuluh darah dan mendukung penurunan tekanan darah.
Selain itu, senyawa dalam hibiscus juga diketahui dapat menghambat enzim yang berperan dalam pengaturan tekanan darah. Lebovitz menyarankan teh diseduh selama lima hingga 10 menit agar kandungan senyawa bermanfaatnya keluar secara optimal.
3. Jus delima
Buah delima kaya akan antioksidan seperti punicalagin dan antosianin yang membantu menjaga elastisitas pembuluh darah.
Nutrisionis Payton Brewer, M.S., RD, CPT menjelaskan bahwa kandungan tersebut juga dapat menghambat aktivitas enzim pengubah angiotensin yang berkaitan dengan tekanan darah.
Konsumsi jus delima secara rutin dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik maupun diastolik. Untuk hasil optimal, Brewer menyarankan memilih jus delima tanpa tambahan gula.
4. Jus bit
Bit merupakan sumber nitrat alami yang di dalam tubuh akan diubah menjadi oksida nitrat. Senyawa ini membantu pembuluh darah melebar dan meningkatkan kelancaran aliran darah.
Penelitian menunjukkan konsumsi jus bit setiap hari dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik pada penderita hipertensi. Lebovitz mengatakan konsumsi sekitar 2,5 hingga 8 ons jus bit dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Untuk mengurangi rasa khas bit yang cukup kuat, jus ini dapat dicampur dengan apel, lemon, atau jahe.
5. Jus jeruk
Jus jeruk mengandung hesperidin, sejenis flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Ahli gizi Lauren Manaker, M.S., RDN, LD mengatakan penelitian menunjukkan konsumsi 500 mililiter jus jeruk atau jus jeruk yang diperkaya hesperidin setiap hari selama 12 minggu berkaitan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan tekanan nadi pada individu dengan prahipertensi maupun hipertensi stadium 1.
"Para peneliti juga mencatat bahwa versi yang diperkaya hesperidin menunjukkan manfaat akut setelah hanya satu dosis, dengan efek yang lebih kuat muncul setelah asupan berkelanjutan dari waktu ke waktu," kata Manaker.
Selain mengonsumsi minuman yang mendukung kesehatan jantung, para ahli juga menyarankan menjaga tekanan darah dengan rutin berolahraga, mengelola stres, membatasi asupan natrium, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Sumber: Eating Well