Oto

Ferrari Luce Tembus Penjualan Tinggi di Pasar China

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Ferrari dilaporkan mencatat respons pasar yang sangat kuat di China setelah 88 unit model listrik terbarunya, Ferrari Luce, disebut langsung habis terjual pada tahap awal distribusi.

Mobil listrik perdana dari pabrikan Italia tersebut masuk ke pasar China dengan harga sekitar 3.988.000 yuan atau setara kurang lebih Rp10,5 miliar. Angka ini disebut lebih rendah sekitar tujuh persen dibandingkan harga di Eropa yang mencapai sekitar 550.000 euro atau sekitar Rp11,2 miliar.

Yang menarik, penetapan harga 3.988.000 yuan itu bukan semata pertimbangan ekonomi. Dalam laporan media otomotif regional, angka tersebut juga dikaitkan dengan unsur numerologi dalam budaya Tiongkok, di mana kombinasi angka 3-9-8-8 dipercaya memiliki makna keberuntungan dan kemakmuran jangka panjang.

Strategi tersebut dinilai turut berkontribusi pada tingginya minat pasar, terlebih karena Ferrari hanya mengalokasikan 88 unit untuk pasar China pada tahap awal.

Di luar aspek harga dan strategi pemasaran, peluncuran Ferrari Luce sendiri sempat menuai sorotan sejak debutnya di Roma pada Mei 2026. Model sedan empat pintu tersebut dikembangkan dengan pendekatan berbeda dari karakter tradisional Ferrari yang selama ini identik dengan mobil sport dua pintu berperforma tinggi.

Desainnya yang lebih sederhana bahkan memicu kritik di awal peluncuran dan sempat berdampak pada pergerakan saham perusahaan. Namun pihak Ferrari kemudian menegaskan bahwa model ini ditujukan untuk menjangkau segmen konsumen baru, bukan hanya kolektor supercar.

Ferrari Luce sendiri diposisikan sebagai grand tourer listrik lima penumpang, menandai langkah penting dalam transisi elektrifikasi merek tersebut.

Di pasar China, kehadirannya juga berhadapan dengan kompetisi ketat dari produsen lokal kendaraan listrik yang semakin agresif, meskipun para analis menilai konsumen ultra-kaya masih memandang Ferrari sebagai simbol status yang sulit tergantikan.

Dengan capaian awal ini, Ferrari dinilai berhasil membuka babak baru dalam strategi elektrifikasi sekaligus memperluas basis konsumennya di pasar otomotif terbesar dunia.

Sumber: Arena EV

Bagikan

Mungkin Kamu Suka