News

Duka dari Cisempur Sumedang, Kecelakaan Kerja Berujung Longsor Tewaskan Empat Orang

...Korban terakhir ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB dengan total korban meninggal dunia empat orang

Sumedang (KABARIN) - Musibah longsor yang terjadi di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menyisakan duka mendalam di awal tahun 2026. Kecelakaan kerja yang memicu longsoran tanah tersebut merenggut nyawa empat orang pekerja, sementara beberapa lainnya berhasil diselamatkan.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan seluruh korban telah ditemukan pada Jumat malam sekitar pukul 19.00 WIB. Dengan ditemukannya korban terakhir, proses pencarian dan evakuasi resmi dinyatakan selesai.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung, Muhammad Adip, mengatakan bahwa tidak ada lagi korban yang tertimbun di lokasi kejadian. Tim SAR bekerja tanpa henti sejak awal kejadian hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.

Menariknya, proses evakuasi dilakukan sepenuhnya secara manual tanpa melibatkan alat berat. Keputusan ini diambil demi mengutamakan keselamatan para petugas mengingat kondisi tanah yang labil dan berisiko longsor susulan.

“Evakuasi berjalan lancar meskipun dilakukan secara manual. Kami tidak menurunkan alat berat karena kondisi lokasi tidak memungkinkan dan berpotensi membahayakan tim penyelamat,” ujar Adip.

Selain korban meninggal, Basarnas juga melaporkan adanya korban selamat. Dian (41) dan Ahmid (71), warga Desa Cisempur, berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, Dahlan (42) dilaporkan selamat, dan satu pekerja lainnya berhasil menyelamatkan diri sebelum tertimbun material longsor.

Empat korban meninggal dunia diketahui bernama Ivan dan Ujang, warga Rancaekek, Kabupaten Bandung, Ade Hilir dari Desa Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung, serta Heri, warga Karasak, Kabupaten Sumedang.

Hampir 200 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini, terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan unsur terkait lainnya. Mereka ditempatkan di titik utama longsor serta area bawah untuk pengamanan tambahan.

Basarnas memperkirakan material longsoran memiliki ketinggian sekitar tiga meter dengan area terdampak sepanjang kurang lebih 10 meter. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya standar keselamatan kerja, khususnya di wilayah rawan bencana alam.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Suryanto
Copyright © KABARIN 2026
TAG: