News

Pekalongan Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir hingga 13 Februari

Pekalongan (KABARIN) - Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah memutuskan memperpanjang status tanggap darurat banjir sampai 13 Februari 2026 untuk memastikan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, baik yang memilih mengungsi maupun tetap di rumah mereka.

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid mengatakan perpanjangan ini memberi ruang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penanganan banjir, khususnya terkait logistik dan bantuan kemanusiaan.

"Status siaga banjir kami perpanjang hingga 13 Februari 2026. Harapan kami pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal," ujar Afzan.

Sebelumnya, status tanggap darurat ditetapkan mulai 17 hingga 31 Januari 2026 dan dilanjutkan dari 1 Februari hingga 13 Februari 2026. Dengan perpanjangan ini, koordinasi lintas sektor juga semakin diperkuat, termasuk dukungan logistik tambahan dari berbagai pihak seperti Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Perpanjangan status tanggap darurat ini membuka peluang bantuan tambahan dari Bulog seperti beras dan minyak goreng untuk mendukung kebutuhan logistik dapur umum," tambah Afzan.

Ia juga menekankan bahwa dapur umum tidak hanya disiapkan pemerintah, tetapi banyak dibangun secara swadaya oleh warga terdampak yang memilih tetap tinggal di rumah masing-masing. Pemerintah hadir memberi dukungan logistik ke dapur-dapur warga tersebut.

"Banyak warga yang terdampak banjir tetapi tidak mengungsi. Biasanya di wilayah mereka ada dapur umum yang dibangun secara swadaya oleh warga sedangkan pemerintah hadir dengan memberikan dukungan logistik ke dapur-dapur warga," jelasnya.

Dinas Sosial Pekalongan memastikan dapur umum yang mereka kelola berjalan bertahap hingga kebutuhan pengungsi terpenuhi.

"Meski dapur Dinsos sudah selesai, kebutuhan pengungsian tetap menjadi tanggung jawab dan tetap dipenuhi oleh pemerintah daerah," kata Afzan.

Pemerintah kota menegaskan seluruh upaya penanganan banjir akan terus dilakukan hingga kondisi pengungsi benar-benar aman dan meminta warga tetap waspada.

"Kami mengimbau warga tetap waspada hingga potensi bencana berkurang. Pendataan pengungsi terus dilakukan secara berkala dan seluruh perangkat daerah diminta tetap siaga penuh menghadapi kemungkinan terburuk," ujarnya.

Pewarta: Kutnadi
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: