News

Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, Letusan Tertinggi Hingga 1.000 Meter

Lumajang, Jawa Timur (KABARIN) - Gunung Semeru, yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami lima kali erupsi dengan tinggi letusan antara 400 hingga 1.000 meter di atas puncak pada Rabu pagi.

Erupsi pertama terjadi pukul 00.28 WIB, dengan kolom abu teramati setinggi 600 meter di atas puncak. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dan bergerak dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan dibuat, erupsi ini masih berlangsung.

"Erupsi dengan letusan tertinggi mencapai 1.000 meter di atas puncak terjadi pada pukul 05.36 WIB dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang.

Erupsi kelima tercatat pukul 08.06 WIB dengan visual letusan tidak terlihat, namun terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 125 detik.

Gunung Semeru saat ini berada di status aktivitas Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting untuk masyarakat.

Liswanto menjelaskan, warga tidak boleh melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Selain itu, di luar jarak tersebut, masyarakat dilarang beraktivitas pada radius 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terkena awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.

"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," katanya.

Masyarakat disarankan tetap waspada terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Semeru, terutama Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: