News

Naim Qassem Tegaskan Hizbullah Tak Akan Hentikan Perlawanan terhadap Israel

Beirut (KABARIN) - Pemimpin Hizbullah Naim Qassem menegaskan pihaknya akan terus melanjutkan perlawanan terhadap Israel demi mencegah penguatan kekuasaan dan pengamanan wilayah perbatasan di kawasan tersebut. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa 10 Februari, seperti dilaporkan media setempat.

Dalam pidato yang disiarkan televisi al-Manar saat sebuah acara peringatan, Qassem menyatakan bahwa Hizbullah saat ini masih berada dalam posisi berhadapan langsung dengan Israel, yang ia sebut sebagai “entitas kanker.”

Ia juga menuding Amerika Serikat bersama negara-negara Barat berusaha melegitimasi apa yang ia sebut sebagai “pendudukan” serta perampasan hak-hak rakyat Palestina.

Qassem menegaskan bahwa Hizbullah telah bertahan menghadapi Israel selama 42 tahun, termasuk dalam upaya membebaskan wilayah dan menahan dominasi Israel.

Menurutnya, kekuatan dan masa depan Lebanon sangat bergantung pada keberadaan gerakan perlawanan ini sebagai pilar yang berjalan berdampingan dengan negara.

Hizbullah dan Israel diketahui terlibat dalam bentrokan lintas perbatasan sejak pecahnya konflik Gaza pada Oktober 2023. Meski kesepakatan gencatan senjata telah berlaku sejak 27 November 2024, Israel tetap melancarkan serangan ke wilayah Lebanon dengan alasan untuk menghilangkan ancaman dari Hizbullah.

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: