Jakarta (KABARIN) - Panitia Seleksi calon Anggota Dewan Komisioner di Otoritas Jasa Keuangan resmi merilis 20 nama yang berhasil melewati tahap administrasi. Proses ini juga mencakup penilaian makalah yang sebelumnya sudah dikumpulkan para peserta.
Daftar nama tersebut tercantum dalam Pengumuman Nomor PENG-2 PANSEL-DKOJK 2026. Pengumuman ini menjadi penanda bahwa para kandidat siap melangkah ke tahapan berikutnya.
Ketua Panitia Seleksi yang juga menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan keputusan yang sudah ditetapkan tidak bisa diganggu gugat. Proses seleksi disebut berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Setelah lolos administrasi, para kandidat belum bisa santai. Mereka wajib mengikuti rangkaian tahapan lanjutan mulai dari uji publik melalui masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, tes kesehatan, hingga sesi wawancara.
Publik juga diberi ruang untuk ikut terlibat. Masyarakat dapat menyampaikan informasi atau masukan terkait integritas dan rekam jejak para calon melalui situs resmi panitia seleksi hingga 26 Maret 2026. Identitas pemberi masukan dipastikan aman dan dirahasiakan.
Untuk jadwal berikutnya, pengarahan persiapan tes kesehatan dan asesmen daring akan digelar pada 6 Maret 2026 pagi. Pemeriksaan kesehatan dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta.
Sementara asesmen daring harus dirampungkan paling lambat 8 Maret 2026. Tes lanjutan secara langsung akan digelar pada 10 dan 11 Maret 2026 sesuai jadwal masing-masing peserta. Setelah itu, tahap wawancara akan berlangsung pada 25 dan 26 Maret 2026.
Panitia memberi peringatan tegas. “Calon pengganti ADK OJK yang tidak mengikuti asesmen, pemeriksaan kesehatan, dan atau wawancara dinyatakan gugur dalam proses seleksi,” tegas Panitia Seleksi.
Hasil akhir dari seluruh tahapan ini nantinya akan diumumkan melalui laman resmi Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.
Adapun 20 nama peserta yang lolos adalah sebagai berikut.
- Adi Budiarso - Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan
- Agus Sugiarto - Komisaris Independen PT Danantara Asset Management
- Anton Daryono - Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia
- Ary Zulfikar - Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan
- Bambang Mukti Riyadi - Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, Otoritas Jasa Keuangan
- Boby Wahyu Hernawan - Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan
- Danu Febrianto - Senior Executive Vice President, Lembaga Penjamin Simpanan
- Darmansyah - Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan
- Dhani Gunawan Idat - Komisaris Utama, BPRS HIK Parahyangan
- Dicky Kartikoyono - Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Bank Indonesia
- Dwityapoetra Soeyasa Besar - Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan
- Friderica Widyasari Dewi - Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan
- Hasan Fawzi - Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Otoritas Jasa Keuangan
- Hernawan Bekti Sasongko - Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan
- Hidayat Prabowo - Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah
- Iskandar Simorangkir - Wakil Ketua, Badan Supervisi Bank Indonesia
- Lasmaida Gultom - Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015-2025, Otoritas Jasa Keuangan (Purnabakti)
- Orias Petrus Moedak - Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics
- Pahala Nugraha - Komisaris Utama, Danantara Investment Management
- Rizal Ramadhani - Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026