Money

IHSG Anjlok 4 Persen, Investor Beralih ke Emas dan Dolar

Jakarta (KABARIN) - Pengamat pasar modal Reydi Octa mengatakan investor global kini memilih memindahkan sebagian dananya ke aset aman seperti dolar Amerika Serikat, emas, dan obligasi pemerintah AS sambil menunggu situasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel mereda.

Pada perdagangan sesi I Rabu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat anjlok 343,19 poin atau 4,32 persen ke level 7.596,58 mengikuti tren pelemahan bursa saham di Asia.

"Saat bursa Asia melemah, investor global biasanya mengalihkan sebagian dana ke aset safe haven seperti emas, obligasi pemerintah AS, dan dolar AS, sambil menunggu kepastian arah sentimen global, juga meredanya tensi geopolitik," ujar Reydi di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan pelemahan IHSG dipicu kombinasi sentimen eksternal dan aksi ambil untung investor setelah beberapa hari sebelumnya IHSG sempat rally.

Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian arah suku bunga global membuat banyak pelaku pasar bersikap hati-hati, terutama investor asing yang cenderung melakukan penjualan bersih pada saham-saham berkapitalisasi besar.

"Pendorong utamanya adalah rotasi dana ke aset yang lebih aman serta rebalancing portofolio global di tengah volatilitas pasar," tambah Reydi.

Meski begitu, untuk perdagangan sepanjang hari, IHSG diperkirakan bergerak volatil namun masih berpeluang bertahan di kisaran support 7.600-7.500. Jika tekanan jual asing tidak terlalu agresif, pelemahan kemungkinan bersifat teknikal dan terbatas.

Data bursa saham Asia hingga Rabu siang menunjukkan tren pelemahan serupa. Indeks Nikkei turun 2.178,10 poin atau 3,87 persen ke 54.101, Shanghai melemah 58,33 poin atau 1,41 persen ke 4.064,35, KOSPI anjlok 542,93 poin atau 9,37 persen ke 5.248,98, Hang Seng turun 692,58 poin atau 2,69 persen ke 25.075,49, Kuala Lumpur melemah 9,56 poin atau 0,56 persen ke 1.702,39, dan Strait Times anjlok 120,50 poin atau 2,44 persen ke 4.796,14.

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: