Sport

Aston Villa Kalahkan Lille 1-0, Emery Belum Puas

Jakarta (KABARIN) - Aston Villa berhasil membawa pulang kemenangan tipis 1-0 saat menghadapi LOSC Lille pada leg pertama babak 16 besar UEFA Europa League musim 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq, Jumat dini hari WIB.

Meski timnya berhasil menang, pelatih Unai Emery mengaku belum sepenuhnya puas dengan penampilan para pemainnya.

"Kami tidak memiliki banyak kesempatan, tetapi ada beberapa peluang emas. Kami memerlukan kemampuan dan kapasitas tim untuk melakukan sesuatu, termasuk secara individu," ujar Emery, dikutip dari laman Aston Villa.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, Aston Villa sebenarnya mampu tampil lebih tajam sepanjang pertandingan. Hal ini terlihat dari dominasi penguasaan bola yang mencapai sekitar 54 persen.

Dari sisi peluang, Aston Villa juga lebih aktif menyerang dengan sembilan percobaan tembakan. Namun hanya satu yang benar benar mengarah ke gawang dan berbuah gol yang dicetak oleh Ollie Watkins pada menit ke 61.

Sementara itu, Lille memiliki tujuh percobaan tembakan dengan tiga di antaranya tepat sasaran.

Emery menilai timnya sebenarnya memiliki cukup banyak pemain kreatif di lini serang yang bisa mencetak lebih banyak gol. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Morgan Rogers, Emiliano Buendía, Jadon Sancho, dan Leon Bailey.

"Namun, saya tetap senang dengan kemenangan itu. Untuk leg pertama, kemenangan 1-0 cukup bagus. Akan tetapi, kami masih memiliki leg kedua," tutur dia.

Walaupun hanya unggul satu gol, Emery meminta anak asuhnya mempertahankan performa yang sama pada leg kedua yang akan digelar di Villa Park, Birmingham, pada Jumat 20 Maret dini hari WIB.

Ia menilai timnya sudah menunjukkan permainan yang cukup rapi pada pertemuan pertama, terutama dalam hal organisasi permainan dan pertahanan.

"Pada leg pertama, kami bermain sangat serius dan terorganisasi. Pertahanan kami kuat dan pemain nyaman dengan bola. Selain itu, kami melakukan transisi dengan baik dan mendominasi laga," tutur dia.

Jika berhasil melangkah ke babak delapan besar Liga Europa musim ini, pencapaian tersebut akan menjadi yang pertama bagi Aston Villa sejak musim 1997/1998 ketika kompetisi ini masih menggunakan nama UEFA Cup.

Pada musim tersebut, perjalanan Aston Villa harus berhenti setelah kalah dari Atlético Madrid melalui aturan gol tandang meski agregat pertandingan berakhir imbang 2-2.

Pewarta: Farras Ziyad Muhammad
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: