News

Iran Siap Terima Upaya Perdamaian untuk Hentikan Konflik Timur Tengah

Kairo (KABARIN) - Pemerintah Iran menyatakan terbuka terhadap berbagai upaya dari negara kawasan yang bertujuan menghentikan konflik di Timur Tengah secara adil.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya akan menyambut baik setiap gagasan atau langkah dari kawasan yang dapat membantu mengakhiri perang.

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyampaikan bahwa pemerintahnya siap menilai berbagai inisiatif yang dapat memperkuat persatuan negara-negara di Timur Tengah sekaligus mengembalikan stabilitas, keamanan, dan perdamaian di wilayah tersebut.

"Saat ini belum ada inisiatif khusus untuk mengakhiri perang. Kami akan menyambut baik inisiatif regional apa pun yang mengarah pada berakhirnya perang secara adil," kata Araghchi dalam wawancara dengan media Al-Araby Al-Jadeed.

Ketegangan di kawasan meningkat setelah serangan pada 28 Februari yang dilakukan oleh Amerika Serikat bersama Israel terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan serta korban di kalangan warga sipil.

Sebagai balasan, Iran kemudian melancarkan serangan ke wilayah Israel serta beberapa fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.

Pada awalnya Washington dan Tel Aviv menyebut serangan itu sebagai langkah pencegahan untuk menghadapi ancaman yang mereka kaitkan dengan program nuklir Iran. Namun kemudian kedua negara tersebut juga mengakui bahwa operasi itu bertujuan memberi tekanan agar terjadi perubahan kekuasaan di Iran.

Situasi tersebut membuat berbagai pihak mulai mendorong munculnya langkah-langkah baru dari negara kawasan untuk meredakan konflik yang terus memanas.

Penerjemah: Katriana
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: