News

Trump Klaim AS Bisa Amankan Selat Hormuz Tanpa Dukungan NATO

Washington (KABARIN) - Presiden Donald Trump menyatakan Amerika Serikat tidak lagi membutuhkan bantuan dari NATO untuk menjaga keamanan Selat Hormuz di tengah konflik yang masih berlangsung dengan Iran.

Pernyataan itu disampaikan Trump setelah menilai sejumlah negara sekutu tidak ingin terlibat dalam operasi militer yang dijalankan Washington.

"Amerika Serikat telah diberi tahu oleh sebagian besar 'sekutu' kami di NATO bahwa mereka tak ingin terlibat dalam operasi militer kami melawan rezim Iran," kata Trump.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan militer yang telah dicapai membuat AS merasa cukup kuat untuk bertindak sendiri tanpa dukungan tambahan dari aliansi tersebut.

"Karena keberhasilan militer yang telah kami capai, kami tidak lagi membutuhkan atau menginginkan bantuan negara-negara NATO — kami memang tak pernah membutuhkannya," katanya.

Sebelumnya, Trump sempat mendorong beberapa negara seperti China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris untuk mengirim kapal perang ke kawasan tersebut guna menjaga jalur distribusi minyak dunia tetap aman.

Namun di sisi lain, Trump mengaku ragu apakah negara negara sekutu benar benar siap membela AS dalam situasi konflik, meski selama ini Washington dikenal punya komitmen kuat terhadap aliansi tersebut.

Dari pihak lain, Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand menyebut negaranya tidak mengetahui adanya permintaan resmi dari AS terkait keterlibatan dalam operasi militer di kawasan itu.

Ketegangan di wilayah tersebut meningkat setelah serangan yang dilakukan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Sementara itu, perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani, menegaskan bahwa negaranya tidak berniat menutup Selat Hormuz, meski tetap memiliki hak untuk menjaga keamanan di jalur pelayaran tersebut.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: