Foodies

Kombinasi Makanan yang Bisa Optimalkan Penyerapan Nutrisi Tubuh

Jakarta (KABARIN) - Kombinasi makanan tertentu bisa memengaruhi seberapa baik zat gizi diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh, sehingga penyerapan nutrisi dapat dioptimalkan melalui pemilihan kombinasi makanan yang tepat.

Senior Director, Worldwide Nutrition Education and Training Herbalife Susan Bowerman mengatakan ilmu gizi mengakui bahwa perpaduan makanan bisa membantu tubuh menyerap nutrisi lebih efektif dibandingkan jika dikonsumsi secara terpisah.

“Salah satu cara paling mudah adalah dengan mengombinasikan berbagai jenis makanan sehat secara beragam dan tidak mengonsumsi jenis makanan yang sama setiap hari,” kata Bowerman dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Ia menyampaikan setidaknya terdapat lima kombinasi makanan yang dapat diterapkan masyarakat dalam rutinitas sehari-hari untuk mendukung pemenuhan nutrisi, bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Dunia.

Kombinasi pertama adalah sayuran berwarna pekat seperti bayam, wortel, paprika, dan tomat dengan sedikit lemak sehat. Sayuran tersebut mengandung karotenoid yang bersifat antioksidan dan larut dalam lemak, sehingga penyerapannya lebih optimal jika dikonsumsi bersama sumber lemak sehat.

Sumber lemak sehat dapat ditambahkan melalui minyak zaitun pada salad, kacang atau biji-bijian pada sayuran matang, maupun alpukat yang dicampurkan ke dalam smoothie.

Kombinasi kedua adalah vitamin C dengan zat besi, terutama untuk meningkatkan penyerapan zat besi non-heme yang berasal dari sumber nabati seperti kacang-kacangan, lentil, bayam, dan biji-bijian.

Vitamin C dapat ditambahkan melalui tomat pada hidangan, buah sitrus pada salad bayam, atau stroberi pada sereal fortifikasi.

Kombinasi ketiga adalah teh hijau dengan makanan kaya vitamin C. Teh hijau mengandung katekin yang berperan sebagai antioksidan, dan penyerapan senyawa tersebut dapat meningkat bila dikonsumsi bersama perasan lemon atau buah-buahan kaya vitamin C seperti jeruk, stroberi, dan kiwi.

Bowerman menyarankan teh hijau dipadukan dengan camilan seimbang yang mengandung protein dan serat, seperti yogurt Yunani dengan nanas atau protein bar tinggi serat bersama buah beri.

Kombinasi keempat adalah vitamin D dengan makanan kaya kalsium untuk mendukung kesehatan tulang dan fungsi otot. Vitamin D dapat diperoleh dari ikan berlemak seperti salmon dan makarel serta telur, sedangkan kalsium dapat berasal dari sayuran hijau, produk susu, maupun minuman nabati fortifikasi.

Kombinasi ini dapat diterapkan misalnya melalui konsumsi ikan panggang bersama salad sayuran hijau atau menambahkan bayam dalam telur orak-arik.

Kombinasi kelima adalah protein dan serat. Bowerman menyebut banyak orang dewasa belum memenuhi kebutuhan protein dan serat harian, padahal keduanya berperan dalam memberikan rasa kenyang sekaligus mendukung kesehatan pencernaan.

Contohnya, protein shake dapat ditambah buah beri atau sayuran, sedangkan menu salad dapat dipadukan dengan tahu, kacang-kacangan, telur, ayam, maupun ikan.

Bowerman menekankan pemenuhan nutrisi tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan tertentu, melainkan konsistensi dalam mengonsumsi ragam makanan yang sesuai kebutuhan tubuh.

“Tujuannya bukanlah kesempurnaan, melainkan konsistensi,” ujarnya.

Ia menambahkan, makanan utuh tetap menjadi fondasi utama pola makan, namun produk fortifikasi maupun suplemen dapat menjadi pelengkap untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, terutama bagi individu dengan aktivitas padat.

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: