News

Presiden Delcy Rodriguez Tegaskan Venezuela Gak Akan Jadi Negara Bagian AS

Presiden Trump tahu kami sedang menjalankan agenda kerja sama diplomatik

Caracas (KABARIN) - Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez menegaskan negaranya tidak akan pernah menjadi negara bagian ke-51 Amerika Serikat.

"Hal itu sama sekali tidak mungkin dan tidak akan terjadi, karena rakyat Venezuela memiliki kecintaan terhadap proses kemerdekaan kami. Kami akan terus mempertahankan integritas, kedaulatan, dan kemerdekaan," kata Rodriguez kepada wartawan usai menghadiri sidang di Mahkamah Internasional, Den Haag, Belanda, Senin (11/5).

Pernyataan itu muncul setelah Fox News melaporkan wawancara telepon dengan Presiden AS Donald Trump, yang disebut sedang mempertimbangkan untuk menjadikan Venezuela bagian dari Amerika Serikat.

"Presiden Trump tahu kami sedang menjalankan agenda kerja sama diplomatik dan itulah jalur yang kami tempuh," tambah Rodriguez.

Trump sebelumnya sempat berkelakar soal menjadikan Venezuela sebagai negara bagian AS ketika memberi selamat kepada tim nasional bisbol Venezuela atas kemenangan melawan Italia di semifinal World Baseball Classic pada Maret lalu.

Trump mengaitkan kemenangan itu dengan kerja sama antara Caracas dan Washington.

Hubungan diplomatik AS-Venezuela mulai dipulihkan setelah serangan udara Washington ke Caracas pada Januari untuk menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Trump juga menyatakan niatnya untuk mengambil alih minyak Venezuela.​​​​​​​

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: