News

Prabowo Sebut Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia di Tengah Krisis Timur Tengah

Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto mengatakan sejumlah negara mulai meminta pasokan pupuk dari Indonesia di tengah dampak konflik Timur Tengah yang mengganggu distribusi energi dan bahan baku pupuk dunia.

Dalam kunjungannya di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, Prabowo menyebut kondisi global saat ini membuat posisi Indonesia semakin diperhitungkan dalam sektor pangan dan pupuk.

“Sekarang saya dapat laporan dari Menteri Pertanian, banyak negara minta pupuk dari Indonesia. Kita tidak euforia, kita tidak sombong, tapi kita berada sekarang di pihak yang bisa memberi bantuan,” kata Prabowo sebagaimana disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa penutupan Selat Hormuz akibat konflik di Timur Tengah berdampak besar terhadap distribusi energi global. Jalur tersebut diketahui menjadi lintasan sekitar 20 persen pasokan bahan bakar minyak dunia.

Situasi itu ikut memengaruhi produksi pupuk global karena bahan baku seperti minyak dan gas sangat dibutuhkan untuk pembuatan pupuk termasuk urea.

Prabowo mengungkapkan beberapa negara seperti Australia, Filipina, India, Bangladesh, hingga Brasil telah meminta bantuan pasokan pupuk dari Indonesia.

“Australia minta tolong kita, kita jual ke Australia 500 ribu ton urea ke Australia, Filipina juga minta ke kita, kemudian India minta ke kita, Bangladesh minta ke kita, Brasil minta ke kita. Perintah saya, bantu semua,” ujar Prabowo.

Selain pupuk, Presiden juga menyebut banyak negara mulai tertarik membeli beras dari Indonesia. Menurutnya, hal itu tidak lepas dari peningkatan sektor pertanian nasional dan keberhasilan menuju swasembada pangan.

Prabowo turut memberikan apresiasi kepada jajaran sektor pertanian termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas kinerja yang dinilai berhasil memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Terima kasih semua pihak, untung kita punya Menteri Pertanian yang hebat karena dia memang anaknya petani,” ucap Presiden.

Dalam agenda yang sama, Prabowo juga meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan buruh di Indonesia.

“Bismillahirrahmanirrahim. Pada pagi hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur,” kata Prabowo.

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: