Foodies

Empat Makanan yang Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Jahat

Jakarta (KABARIN) - Kolesterol tinggi, terutama jenis LDL atau yang sering disebut kolesterol “jahat” dalam darah, dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Dilansir dari Hindustan Times pada Kamis (28/5) waktu setempat, seorang ahli bedah asal Inggris yang juga kreator konten kesehatan menjelaskan beberapa jenis makanan yang bisa membantu mengontrol kadar kolesterol sebagai bagian dari pola makan sehat.

Salah satu yang direkomendasikan adalah buah beri. Menurutnya, buah ini kaya polifenol seperti antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi pembuluh darah. Kandungan tersebut juga membantu meningkatkan produksi asam empedu sehingga lebih banyak kolesterol dapat dikeluarkan dari tubuh.

“Polifenol ini juga bertindak sebagai antioksidan, yang sebenarnya dapat membantu lapisan pembuluh darah. Dan polifenol juga membatasi jumlah oksidasi LDL, yaitu kolesterol jahat,” jelas Rajan.

Selain buah beri, biji-bijian juga disebut bermanfaat karena mengandung lemak sehat yang dapat membantu menurunkan penyerapan kolesterol di usus serta menekan produksi lemak di hati.

Kacang-kacangan dan lentil juga masuk dalam daftar makanan yang direkomendasikan. Kandungan serat fermentasi di dalamnya membantu menghasilkan asam lemak rantai pendek di usus yang berperan menekan produksi kolesterol di hati.

“Kacang-kacangan dan lentil – ini mengandung serat yang dapat difermentasi, yang memaksimalkan produksi asam lemak rantai pendek, yang sebenarnya menurunkan sintesis kolesterol hati. Mereka juga kaya akan protein nabati, yang sebenarnya meningkatkan aktivitas reseptor LDL, yang berarti lebih banyak pembersihan LDL,” kata Rajan.

Makanan terakhir yang disoroti adalah oat yang kaya beta-glukan, sejenis serat larut yang dikenal efektif membantu menurunkan kolesterol dalam darah.

Serat ini membentuk gel di dalam usus yang mengikat asam empedu dan membantu mengeluarkannya dari tubuh, sehingga tubuh kemudian menggunakan kolesterol dari darah untuk memproduksi lebih banyak asam empedu.

“Serat ini membentuk gel kental yang larut dan mengikat asam empedu, kemudian mengeluarkannya, dan memaksa tubuh Anda untuk menarik lebih banyak kolesterol LDL dari peredaran darah untuk menghasilkan lebih banyak empedu,” katanya.

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: