Oto

VinFast Tawarkan Penyewaan Mobil Listrik Mulai Rp300 Ribuan per Hari

Jakarta (KABARIN) - VinFast menawarkan program penyewaan mobil listrik VinFast Green melalui diler resmi di Indonesia sebagai upaya memberikan akses yang lebih mudah bagi pengemudi transportasi untuk beralih ke kendaraan listrik tanpa harus menanggung investasi awal yang besar.

Langkah tersebut menyasar berbagai pelaku usaha transportasi, mulai dari pengemudi ride-hailing, operator layanan antar-jemput bandara, hingga penyedia jasa transportasi lainnya yang setiap hari bergantung pada kendaraan untuk menghasilkan pendapatan.

Untuk menjawab tantangan biaya awal yang besar, VinFast menerapkan pendekatan yang lebih fleksibel melalui program sewa kendaraan. Berdasarkan rilis pers yang diterima di Jakarta, Jumat, melalui skema ini, pengemudi dapat mulai mengoperasikan kendaraan listrik dengan komitmen awal yang lebih rendah tanpa harus menunggu bertahun-tahun untuk mengumpulkan modal pembelian kendaraan.

Perusahaan menjelaskan tarif sewa kendaraan dimulai dari Rp312.500 per hari. Selain itu, skema tersebut menawarkan tarif sewa tetap, uang muka yang rendah, serta kontrak jangka panjang yang dinilai dapat memberikan kepastian finansial yang lebih baik bagi pengemudi dengan pendapatan yang berfluktuasi setiap bulan.

Selain program sewa, VinFast juga menyediakan berbagai solusi pembiayaan bagi pelanggan yang memilih untuk memiliki kendaraan sendiri. Perusahaan menilai pendekatan dua jalur tersebut mencerminkan pemahaman terhadap beragam kondisi finansial pelaku usaha transportasi.

Sebagian pengemudi disebut lebih mengutamakan kepemilikan kendaraan, sementara sebagian lainnya membutuhkan fleksibilitas yang lebih besar. Dengan menyediakan kedua opsi tersebut, VinFast menyatakan pelanggan dapat memilih solusi yang paling sesuai dengan tujuan usaha dan kebutuhan arus kas mereka.

VinFast menegaskan bahwa para pengemudi dipandang tidak hanya sebagai konsumen, tetapi juga sebagai pelaku usaha yang membutuhkan solusi mobilitas yang mendukung keberlangsungan bisnis mereka.

Menurut VinFast, bagi jutaan masyarakat Indonesia, mengemudi bukan sekadar aktivitas sehari-hari, melainkan sumber mata pencarian. Berbagai keputusan operasional, seperti pemilihan rute, jumlah perjalanan yang diselesaikan, biaya bahan bakar, hingga kebutuhan perawatan kendaraan, secara langsung memengaruhi pendapatan yang dibawa pulang pengemudi.

Di tengah mobilitas perkotaan yang terus berlangsung, perusahaan menilai keuntungan usaha transportasi pada akhirnya ditentukan oleh besarnya penghasilan bersih yang dapat diperoleh pengemudi. Kondisi tersebut membuat kendaraan listrik semakin menarik perhatian masyarakat karena dinilai mampu membantu menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi.

VinFast menyatakan membangun ekosistem kendaraan listrik yang dirancang berdasarkan kebutuhan nyata para pengemudi, termasuk memberikan fleksibilitas berupa skema sewa, bertujuan membantu mengurangi biaya operasional, meningkatkan efisiensi, serta mendukung keberlanjutan usaha mereka di masa depan.

Tujuan paling besar dari program ini, menurut pabrikan Vietnam tersebut yakni menjawab tantangan utama yang masih dihadapi pengemudi dalam beralih ke kendaraan listrik, yakni kebutuhan investasi awal yang relatif besar.

Bagi pengemudi mandiri maupun operator transportasi skala kecil, pengalokasian modal besar untuk membeli kendaraan baru dinilai bukan keputusan yang mudah, meskipun terdapat potensi penghematan jangka panjang.

Pewarta: Pamela Sakina
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: