News

Hoaks: Bahlil Disebut Umumkan Harga Pertamax Turun Jadi Rp10.500 per Liter

Jakarta (KABARIN) -

Sebuah unggahan di media sosial Facebook yang beredar pada 17 Juni 2026 mengklaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax akan turun menjadi Rp10.500 per liter mulai 18 Juni 2026.

Klaim tersebut muncul setelah adanya penyesuaian harga Pertamax yang sebelumnya disebut naik menjadi Rp16.250 per liter pada Juni 2026.

Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

“Bahlil Menegaskan Pertamax Menjadi 10.500 per Liter Mulai Besok Karena Harga Minyak Dunia Mulai Turun”

Unggahan tersebut juga disertai narasi:

“Khabar harga BBM jenis pertamax turun kok berseliweran di linimasa FB sya. Salah satu diantaranya diunggah pengguna akun "Habib Kribo". Sungguh, sya terkaget-kaget. Benarkah khabar ini? Jangan-jangan di saat senyum mulai mengembang ntar mrekut lagi pas belok dan mampir di depot BBM.”

Namun, berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia, Kementerian ESDM, maupun PT Pertamina Patra Niaga yang menyebut harga Pertamax akan turun menjadi Rp10.500 per liter pada 18 Juni 2026.

Pihak PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax ditentukan berdasarkan mekanisme pasar, mengikuti perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta faktor ekonomi lainnya.

Sementara itu, hingga saat ini tidak ada pengumuman resmi mengenai penurunan harga Pertamax seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.

Dengan demikian, klaim yang menyebut Bahlil Lahadalia mengumumkan penurunan harga Pertamax menjadi Rp10.500 per liter adalah tidak benar atau hoaks.

Pewarta: Tim JACX
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: