Jakarta (KABARIN) - Ratusan peserta yang tergabung dalam kelompok Emak Muda Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, Senin, untuk menyatakan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Koordinator aksi Emak Muda Bersatu, Oktasari Sabil, menilai program MBG telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia.
“MBG sudah terbukti berperan dalam mendukung penurunan angka stunting. Semua sudah merasakan manfaat MBG,” kata Oktasari saat berorasi.
Aksi berlangsung di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, yang telah disiapkan petugas kepolisian untuk mengakomodasi kegiatan penyampaian aspirasi tersebut.
Para peserta membawa berbagai atribut seperti panci, sayuran, dan spanduk yang berisi dukungan terhadap kelanjutan program MBG sebagai bagian dari upaya mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Mengenakan pakaian putih dan kerudung merah, massa aksi tampak antusias menyampaikan dukungan mereka terhadap program pemerintah.
“Jangan sentuh Presiden Prabowo, kami mendukung program pro kerakyatan,” ujar Oktasari.
Selain menyampaikan orasi, sejumlah peserta juga membacakan puisi yang menggambarkan manfaat program MBG bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, peternak, dan pelaku usaha.
Sementara itu, aparat keamanan mengerahkan 3.761 personel gabungan untuk mengamankan sejumlah aksi unjuk rasa yang berlangsung di beberapa titik wilayah Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman dan tertib.
“Pengamanan dan pelayanan dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan silang selatan Monas. Aksi unjuk rasa dari beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa dengan tuntutan yang berbeda,” kata Reynold.
Ia menegaskan polisi mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam mengawal jalannya aksi.
“Kami menyiapkan personel untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib. Kami mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta tetap mengutamakan keselamatan masyarakat maupun personel di lapangan,” tuturnya.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026