News

Seorang Jamaah Haji Asal Aceh Meninggal dalam Pesawat saat Pulang

Banda Aceh (KABARIN) - Seorang jamaah haji asal Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 7 Embarkasi Aceh dilaporkan meninggal dunia dalam pesawat saat perjalanan pulang dari Tanah Suci, Arab Saudi menuju Tanah Air., Indonesia

"Jamaah yang wafat dalam pesawat adalah Aisyah Abdullah Nanggroe binti Abdullah Nanggroe (92), asal Kabupaten Aceh Timur," kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, di Banda Aceh, Senin.

Dirinya menjelaskan, Kloter 7 terbang dari bandara Madinah pada Senin, 22 Juni 2026. Almarhumah wafat sekitar pukul 10.20 WIB dalam pesawat saat perjalanan kembali ke Aceh.

"Kini jenazah almarhumah dari sudah dibawa dari bandara SIM menuju ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh," ujarnya.

Dengan meninggalnya Aisyah Abdullah Nanggroe, maka total jamaah haji Aceh yang wafat selama musim haji ini baik di Makkah maupun Madinah bertambah menjadi 16 orang.

"Jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 menjadi 16 orang, 15 di tanah suci dan 1 orang dalam proses pemulangan ke tanah air," katanya.

Dalam kesempatan ini, Arijal menyampaikan berbelasungkawa dan mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT.

"Kepergian mereka saat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan-Nya. Dan, semoga seluruh amal ibadah, doa, dan pengabdian yang telah mereka lakukan diterima di sisi Allah SWT," ujarnya.

Sebagai informasi, proses pemulangan jamaah haji Aceh melalui Debarkasi Aceh terus berlangsung sesuai jadwal pada 15-30 Juni 2026. PPIH terus memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah hingga kembali dengan selamat ke daerah masing-masing.

"Kita berharap seluruh jamaah yang masih berada di tanah suci maupun yang sedang dalam perjalanan pulang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah," demikian Arijal.

Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: