News

Tiga Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di Sebuah Sekolah Filipina

Manila (KABARIN) - Insiden penembakan terjadi di sebuah sekolah di Kota Tacloban, Filipina bagian tengah, pada Senin pagi (22/6) waktu setempat. Peristiwa tragis tersebut menewaskan tiga orang dan menyebabkan lima lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penembakan terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Situasi yang awalnya berjalan normal mendadak berubah mencekam ketika suara tembakan terdengar di area sekolah.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan suasana panik di dalam ruang kelas. Dalam video tersebut terdengar beberapa kali suara tembakan, sementara para siswa dan guru berusaha menyelamatkan diri dengan merunduk dan mencari tempat perlindungan.

Tim respons darurat segera dikerahkan ke lokasi kejadian setelah laporan penembakan diterima. Para korban yang mengalami luka-luka kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa tiga orang meninggal dunia akibat insiden tersebut, sementara lima korban lainnya masih menjalani penanganan medis.

Tak lama setelah kejadian, aparat keamanan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku di lokasi penembakan. Polisi langsung melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi.

Meski pelaku telah ditangkap, pihak berwenang belum mengungkap motif di balik serangan tersebut. Polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung guna mengetahui latar belakang dan kemungkinan faktor lain yang memicu insiden itu.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan bersenjata yang terjadi di lingkungan pendidikan dan kembali memunculkan kekhawatiran terkait keamanan sekolah. Otoritas setempat saat ini masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memastikan seluruh fakta dalam kasus tersebut dapat terungkap secara lengkap.

Pewarta: Xinhua
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: