News

Belarusia Prihatin Meningkatnya Latihan Militer NATO di Sisi Timur Eropa

Minsk (KABARIN) - Wakil Menteri Luar Negeri Belarusia Igor Sekreta menyampaikan kekhawatiran negaranya atas semakin banyaknya latihan militer yang digelar NATO di kawasan timur Eropa.

"Kami sangat prihatin dengan meningkatnya jumlah latihan militer di sayap timur NATO," kata Sekreta dalam forum Meja Bundar Virtual Internasional bertema Militarisasi Eropa yang digelar di kantor OSCE di Wina pada Senin.

Ia mengungkapkan bahwa sepanjang tahun lalu terdapat lebih dari 600 latihan militer yang melibatkan sekitar 600.000 personel di wilayah Eropa. Dari jumlah itu, lebih dari 250 latihan disebut melibatkan sekitar 170.000 personel di Polandia dan negara negara Baltik.

Sekreta menilai aktivitas tersebut berlangsung dengan skala besar dan mencakup berbagai wilayah strategis mulai dari kawasan Arktik, Laut Baltik, hingga Laut Hitam dan Mediterania.

"Manuver-manuver ini, yang dilakukan dengan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya, mencakup semua arah strategis, dari Arktik dan Baltik hingga Laut Hitam dan Mediterania," imbuh Sekreta.

Ia juga menambahkan bahwa latihan militer berskala nasional turut berlangsung di berbagai negara Eropa dalam jumlah yang tidak sedikit.

Dalam pernyataannya, Belarusia turut menyoroti latihan militer bertajuk Brave Boar 2026 yang digelar pada 16 hingga 26 Juni di kawasan yang disebut sebagai Celah Suwalki. Latihan ini melibatkan pasukan dari Polandia, Lituania, dan Prancis.

Belarusia juga menyinggung rencana kerja sama latihan udara antara Prancis dan Polandia yang disebut mensimulasikan serangan terhadap target di wilayah Belarusia dan Rusia, yang menurut mereka semakin meningkatkan ketegangan di kawasan tersebut.

Penerjemah: Katriana
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: