News

Kasus Ebola di Kongo Capai 1.000, WHO: Termasuk Wabah Terbesar di Fase Awal

Jenewa (KABARIN) - Wabah Ebola yang melanda Republik Demokratik Kongo telah mencatat lebih dari 1.000 kasus terkonfirmasi hanya dalam satu bulan sejak kemunculannya.

Kondisi ini menjadikan epidemi tersebut sebagai salah satu wabah Ebola terbesar dalam sejarah negara itu pada fase awal penyebaran.

Direktur Operasi Peringatan dan Respons Darurat Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Abdi Mahamud, menyampaikan bahwa hingga Senin (22/6), Kementerian Kesehatan Kongo telah mencatat 1.048 kasus terkonfirmasi dengan 267 kematian. Ia menyampaikan data tersebut dalam keterangan pers di Jenewa, Selasa.

“Sejak pembaruan terakhir pada 9 Juni dari Bunia, wabah ini terus menyebar ke wilayah lain,” ujar Mahamud.

Ia menjelaskan, setelah melakukan misi selama satu bulan di Kongo, pola penyebaran virus Ebola terlihat berbeda-beda di tiap wilayah terdampak. Sejumlah zona kesehatan menunjukkan stabilisasi kasus, sementara wilayah lain masih mengalami peningkatan tajam.

Upaya penanganan, kata dia, terus diperluas untuk mengejar laju penyebaran virus. Kapasitas layanan kesehatan kini meningkat signifikan, dari hanya beberapa tempat tidur menjadi lebih dari 500 tempat tidur yang tersebar di 19 fasilitas kesehatan dalam dua pekan terakhir.

Selain itu, kemampuan pengujian laboratorium juga meningkat drastis, dari sekitar 30 sampel per hari pada bulan sebelumnya menjadi lebih dari 2.000 tes per hari. Pengujian tersebut dilakukan melalui delapan laboratorium yang telah didesentralisasi di Provinsi Ituri, Kivu Utara, dan Kivu Selatan.

Meski demikian, Mahamud mengingatkan bahwa fasilitas perawatan mulai mengalami tekanan berat, dengan tingkat keterisian tempat tidur mencapai sekitar 84 persen.

Ia menyebut situasi ini sebagai kondisi yang kompleks dan menantang, sehingga WHO mengajukan permintaan pendanaan sebesar 115 juta dolar AS atau sekitar Rp2,06 triliun untuk memperkuat respons dan menekan laju penularan.

Di sisi lain, Uganda yang berbatasan dengan Kongo juga melaporkan 20 kasus terkonfirmasi Ebola yang masih berkaitan dengan wabah yang sedang berlangsung di negara tersebut.

Penerjemah: Primayanti
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: