News

Dishub DKI Siapkan Kantong Parkir untuk Atasi Parkir Liar di Senopati

Jakarta (KABARIN) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dan Dinas Perhubungan DKI menyediakan kantong parkir di kawasan Jalan Senopati, Jalan Mulawarman, dan Jalan Suryo, Kecamatan Kebayoran Baru untuk mencegah parkir liar.

"Kami akan bergerak bersama-sama ke lapangan untuk mencari solusi terbaik terkait persoalan parkir di kawasan Senopati dan sekitarnya agar tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, di Jakarta, Rabu.

Ali mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran lalu lintas, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian di kawasan tersebut.

Terlebih, dia mengatakan kawasan Senopati dan sekitarnya merupakan salah satu pusat kegiatan ekonomi yang dipadati berbagai tempat usaha.

Maka itu, setiap pelaku usaha perlu menyediakan lahan parkir yang memadai agar aktivitas usaha tidak mengganggu kelancaran lalu lintas maupun kenyamanan masyarakat.

"Kawasan ini juga menjadi jalur yang setiap hari dilintasi banyak pengguna jalan sehingga diperlukan penataan parkir yang lebih baik," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin memastikan sudah mengidentifikasi sejumlah kantong parkir yang akan dioptimalkan.

"Salah satunya, lahan SDN 04 Selong milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dinilai berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi parkir," ucap Budi.

Ia memaparkan lahan parkir milik PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di kawasan Blok S, Kebayoran Baru juga akan dioptimalkan dengan meningkatkan fasilitas pendukung yang diperlukan.

"Sebenarnya banyak yang ingin parkir di sana, tetapi kondisinya belum memungkinkan untuk dijadikan tempat parkir yang layak. Hal ini juga akan kami diskusikan lebih lanjut," ucapnya.

Budi menambahkan sejauh ini juga ada potensi pemanfaatan fasilitas parkir di mal District 8 yang memiliki kapasitas cukup besar.

Tantangan yang dihadapi saat ini adalah mengatur mobilitas layanan valet agar dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Untuk mendukung hal itu, lanjut Budi, saat ini sedang dilakukan kajian penyediaan layanan bus pengumpan (feeder) yang akan melayani mobilitas di kawasan Senopati.

Melalui skema tersebut, pengunjung dapat memarkirkan kendaraan di kantong parkir yang tersedia dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi tujuan menggunakan bus pengumpan.

"Kami juga akan mencoba mencarikan solusi, misalnya dengan menyediakan bus pengumpan yang dapat berputar di lokasi-lokasi tersebut. Mengingat kawasan ini sudah menjadi destinasi wisata, bus tersebut dapat dimanfaatkan oleh petugas valet maupun pelanggan," katanya.

Budi menegaskan selain menyiapkan solusi jangka panjang, Dishub DKI Jakarta juga terus melakukan patroli gabungan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepolisian, dan pemerintah setempat untuk menindak parkir liar, terutama pada akhir pekan.

"Patroli gabungan terus kami lakukan, terutama pada malam Sabtu dan malam Minggu. Bahkan, kami juga berencana memasang CCTV di kawasan Senopati sebagai bagian dari upaya pengawasan," kata dia.

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: