News

Korban Gempa Venezuela Diselamatkan usai Delapan Hari Terjebak

Caracas (KABARIN) - Venezuela kembali menghadirkan kisah haru dari bencana gempa yang mengguncang negara itu. Seorang petugas keamanan bernama Hernan Alberto Gil Flores berhasil ditemukan dalam keadaan hidup setelah terjebak di bawah reruntuhan bangunan selama delapan hari.

Proses penyelamatan berlangsung penuh kehati-hatian. Tim gabungan harus menggali puing sedikit demi sedikit agar tidak memicu runtuhnya sisa bangunan yang bisa membahayakan korban maupun petugas.

Penjabat Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengumumkan bahwa Gil Flores berhasil dievakuasi dari kompleks Galerias Playa Grande di Negara Bagian La Guaira setelah operasi penyelamatan yang berlangsung lebih dari 100 jam.

"Hari ini kita merayakan kehidupan Hernan. Kita merayakan keagungan semangat manusia ketika orang-orang bersatu untuk satu tujuan: menyelamatkan sesama," kata Rodriguez.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim penyelamat dari Venezuela dan berbagai negara yang ikut membantu operasi tersebut.

Video yang dibagikan pemerintah memperlihatkan para petugas dari Chile bersama Badan Perlindungan Sipil Venezuela bersorak saat Gil Flores akhirnya berhasil dibawa keluar dari reruntuhan.

Saat gempa besar melanda pada 24 Juni, Gil Flores sedang bertugas di pos keamanan sebuah gedung tujuh lantai di kota pesisir Catia La Mar. Bangunan itu roboh dan membuatnya terjebak di bawah puing-puing.

Menurut tim penyelamat, mereka sempat berada hanya sekitar satu meter dari posisi korban. Namun proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat perlahan karena struktur bangunan yang tidak stabil.

Ketua tim penyelamat asal Chile, Cristian Vera, mengatakan kondisi reruntuhan sangat rumit sehingga menyulitkan proses menuju lokasi korban.

"Ini benar-benar sebuah keajaiban. Saya terharu melihat begitu banyak orang bersatu untuk menyelamatkan satu orang," ujar istri Gil Flores, Gusbimar Gonzalez.

Gil Flores bukan satu-satunya korban yang berhasil bertahan hidup. Seorang anak berusia tiga tahun di wilayah yang sama juga ditemukan selamat setelah enam hari tertimbun reruntuhan.

Para ahli menyebut peluang seseorang bertahan hidup di bawah puing bangunan biasanya menurun drastis setelah 72 jam, sehingga keberhasilan penyelamatan Gil Flores menjadi kisah yang luar biasa.

Hingga kini, dua gempa yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni telah menewaskan sedikitnya 2.295 orang, melukai lebih dari 11 ribu orang, serta memaksa lebih dari 12 ribu warga mengungsi.

Otoritas juga mencatat ratusan gempa susulan masih terus terjadi, sementara puluhan ribu personel penyelamat dari dalam dan luar negeri tetap dikerahkan untuk melanjutkan operasi pencarian korban.

Pewarta: Xinhua
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: