Jakarta (KABARIN) - Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi ini. Rupiah tercatat turun 31 poin atau 0,18 persen, berada di level Rp16.829 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp16.798 per dolar AS.
Pergerakan ini menandai tren pelemahan yang masih berlangsung di awal minggu terakhir perdagangan pekan ini. Para analis menilai faktor eksternal, termasuk pergerakan dolar AS yang menguat di pasar global, turut menekan rupiah.
Meski begitu, pelemahan ini dinilai masih wajar dan belum terlalu signifikan bagi stabilitas pasar domestik. Investor dan pelaku pasar diharapkan tetap waspada, terutama menjelang data ekonomi penting yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan.
Dengan kondisi ini, rupiah perlu dorongan dari sentimen positif, baik dari dalam negeri maupun global, agar bisa kembali menguat dan meninggalkan tren pelemahan yang terjadi sejak awal tahun.
Sumber: ANTARA