Target realisasi investasi 2025 yang sebesar Rp1905,6 triliun tercapai dan bahkan melebihi sedikit dari target yang dicanangkan
Jakarta (KABARIN) - Kinerja investasi nasional sepanjang 2025 menunjukkan hasil positif. Pemerintah mencatat realisasi investasi berhasil melampaui target yang telah ditetapkan dan ikut mendorong penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyampaikan bahwa total investasi yang masuk selama 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau setara 101,3 persen dari target. Dari capaian tersebut, sekitar 2,71 juta tenaga kerja terserap di berbagai sektor.
"Target realisasi investasi 2025 yang sebesar Rp1905,6 triliun tercapai dan bahkan melebihi sedikit dari target yang dicanangkan,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Jakarta.
Ia menjelaskan, capaian investasi tahun 2025 tumbuh 12,7 persen secara tahunan. Kondisi ini dinilai mencerminkan kepercayaan investor yang tetap terjaga, sekaligus menunjukkan iklim investasi Indonesia masih cukup solid meski situasi global penuh tantangan.
Berdasarkan sumber dananya, investasi dalam negeri menjadi penyumbang terbesar. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, penanaman modal dalam negeri tercatat mencapai Rp1.030,3 triliun dengan pertumbuhan 26,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, investasi asing menyentuh angka Rp900,9 triliun.
Dari sisi sebaran wilayah, investasi di luar Pulau Jawa justru lebih dominan dengan kontribusi 51,3 persen. Adapun wilayah Jawa menyumbang 48,7 persen, sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pemerataan pembangunan ekonomi.
Jika dilihat dari sektor usaha, industri logam dasar dan turunannya menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi Rp262 triliun. Posisi berikutnya ditempati sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi sebesar Rp211,0 triliun, lalu pertambangan Rp199,6 triliun, jasa lainnya Rp170,5 triliun, serta sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp140,4 triliun.
Rosan juga menyoroti peran penting kebijakan hilirisasi dalam mendongkrak nilai investasi. Sepanjang 2025, investasi yang berkaitan dengan hilirisasi mencapai Rp584,1 triliun atau sekitar 30,2 persen dari total investasi nasional, dengan pertumbuhan 43,3 persen secara tahunan.
Kontribusi besar juga datang dari kinerja investasi pada triwulan IV 2025. Pada periode Oktober hingga Desember, realisasi investasi tercatat sebesar Rp496,9 triliun atau tumbuh 9,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai ini setara dengan 26,1 persen dari target investasi tahunan.
Pada triwulan tersebut, investasi mampu menyerap 754.186 tenaga kerja. Investasi di luar Jawa masih sedikit lebih unggul dengan porsi 50,2 persen, sedangkan Jawa berkontribusi 49,8 persen. Dari sisi sumber dana, komposisinya relatif seimbang antara investasi asing sebesar Rp256,3 triliun dan investasi dalam negeri Rp240,6 triliun.
Ke depan, pemerintah menegaskan akan terus memperkuat kebijakan hilirisasi dan mendorong pemerataan investasi ke berbagai daerah. Langkah ini diharapkan mampu menjaga investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di level global.
Sumber: ANTARA