Donald Trump: Dewan Perdamaian Gaza Bisa Gantikan PBB di Masa Depan

waktu baca 2 menit

Washington (KABARIN) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (20/1) tidak menutup kemungkinan bahwa Dewan Perdamaian Gaza dapat menjadi pengganti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di masa depan.

Pernyataan itu disampaikan Trump merujuk pada upaya pemimpin AS itu untuk mengundang sejumlah pemimpin dunia guna bergabung dalam Dewan Perdamaian untuk Gaza.

“Mungkin saja,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih ketika ditanya apakah Dewan Perdamaian tersebut dapat menggantikan PBB.

Presiden AS itu menyatakan bahwa PBB tidak pernah sepenuhnya mencapai potensi maksimalnya, tetapi tetap harus melanjutkan mandatnya karena potensi yang dimilikinya sangat besar.

Pekan lalu, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza, yang terdiri dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Trump juga mengundang para pemimpin sejumlah negara, termasuk Rusia dan Belarus, untuk bergabung.

CBS melaporkan pada Selasa, dengan mengutip sumber yang mengetahui pembahasan tersebut, bahwa lebih dari 10 negara telah menyatakan bergabung dengan Dewan Perdamaian.

Namun, sejauh ini hanya lima negara, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Belarus, Maroko, Hungaria, dan Kanada, yang secara terbuka menyatakan telah menerima undangan Trump.

Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Moskow tidak mengetahui seluruh rincian inisiatif tersebut dan berharap mendapatkan klarifikasi selama pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Sejumlah media melaporkan pada pekan ini bahwa Trump ingin menggelar upacara penandatanganan Dewan Perdamaian Gaza yang pada 22 Januari mendatang.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka