BPS: Harga Bawang Putih Terus Naik, Sentuh Rp39.810 per Kg

waktu baca 2 menit

Catatan kami adalah ada beberapa kabupaten/kota yang relatif perubahan IPH-nya paling tinggi adalah harga bawang merah di Kabupaten Bener Meriah, kenaikan harganya 63,7 persen,

Jakarta (KABARIN) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga bawang putih di Indonesia terus naik hingga mencapai Rp39.810 per kilogram pada minggu keempat Januari 2026.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, rata-rata harga bawang putih saat ini sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) konsumen yang ditetapkan sebesar Rp38.000 per kilogram.

"Memang sudah ada secara nasional tren kenaikan harga. Harga bawang putih di bulan Desember adalah Rp39.030 per kilogram. Di bulan Januari sampai minggu keempat, harga rata-rata bawang putih saat ini sudah mencapai Rp39.810 per kilogram," kata Amalia di Jakarta, Selasa.

Kenaikan ini paling terasa di wilayah Natuna, Halmahera Selatan, Flores Timur, Rote Ndao, Lombok Tengah, dan daerah lainnya. Secara nasional, 57,78 persen wilayah atau 208 kabupaten/kota mencatat kenaikan harga bawang putih.

Di beberapa daerah, seperti Puncak Jaya, Intan Jaya, dan Pegunungan Bintang, harga bahkan menembus Rp100 ribu per kilogram.

Di sisi lain, harga bawang merah justru turun. BPS mencatat harga rata-rata nasional bawang merah mencapai Rp45 ribu per kilogram, menurun 5,53 persen dibanding Desember 2025.

HAP konsumen bawang merah berada di kisaran Rp36.500–41.500 per kilogram. Beberapa kabupaten tetap mencatat kenaikan, misalnya Bener Meriah dengan lonjakan 63,7 persen.

"Catatan kami adalah ada beberapa kabupaten/kota yang relatif perubahan IPH-nya paling tinggi adalah harga bawang merah di Kabupaten Bener Meriah, kenaikan harganya 63,7 persen," jelas Amalia.

Perbedaan tren harga ini dipengaruhi pasokan dan permintaan lokal di masing-masing daerah, sehingga fluktuasi masih akan terus dipantau.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka