Wamenhaj Tegaskan Tidak Semua Peserta Diklat Otomatis Jadi Petugas Haji

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa mengikuti pendidikan dan pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji PPIH 2026 tidak otomatis membuat peserta lolos menjadi petugas.

Menjelang penutupan diklat, enam peserta dinyatakan gugur dan dipulangkan karena berbagai alasan, mulai dari masalah kesehatan hingga indisipliner.

Wamenhaj menjelaskan proses seleksi berlangsung objektif tanpa pandang bulu, dan faktor kesehatan menjadi salah satu penyebab utama peserta tidak lolos. Pemeriksaan kesehatan ulang menunjukkan beberapa peserta memiliki risiko tinggi jika diberangkatkan.

"Ada yang ternyata hasil MCU-nya menunjukkan penyakit jantung, bahkan ada yang harus dipasang ring. Kami tidak mungkin mengambil risiko dengan memberangkatkan mereka. Rekomendasi dokter menyatakan tidak layak, maka dengan berat hati harus dicopot," ujar Wamenhaj di sela pemantauan persiapan penutupan diklat di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis.

Ia juga mengingatkan agar calon petugas haji tidak memiliki mentalitas “nebeng” haji gratis. Menurut Wamenhaj, tugas utama PPIH adalah melayani jamaah, sedangkan kesempatan berhaji hanyalah bonus dari Allah SWT.

"Jangan sampai niatnya itu nebeng naik haji melalui jalur petugas. Luruskan niat untuk menjadi pelayan tamu Allah. Hajinya itu bonus saja. Jika mentalitasnya hanya ingin haji gratis, biasanya akan terlihat dari kedisiplinan selama diklat," ujar Wamenhaj.

Wamenhaj memastikan peserta yang akan hadir pada upacara penutupan bersama Presiden Prabowo Subianto esok adalah mereka yang lulus murni berdasarkan penilaian instruktur.

Bagi yang belum berhasil tahun ini, ia menyarankan untuk mempersiapkan diri lebih matang, baik dari fisik maupun kedisiplinan, untuk kesempatan mencoba kembali tahun depan.

"Besok yang ikut penutupan adalah mereka yang lulus. Kita berharap semua teman-teman di sini lulus, namun ingat, haji itu panggilan Allah. Kekuatan Allah bermain di sini. Jika belum terpanggil tahun ini, coba lagi tahun depan dengan persiapan yang lebih matang," ujar Wamenhaj.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka