Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada Jumat bergerak menguat meski pasar sedang berada di fase penuh tantangan.
IHSG dibuka dengan kenaikan 88,88 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.321,08. Sedangkan indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, naik 11,59 poin atau 1,43 persen ke posisi 824,60.
"Pasar modal Indonesia saat ini sedang menghadapi fase yang sangat krusial," ujar Hendra Wardana, pengamat pasar sekaligus Founder Republik Investor, dalam risetnya di Jakarta, Jumat.
Dalam dua hari terakhir, IHSG sempat tertekan cukup hebat hingga memicu penghentian perdagangan sementara dua kali berturut-turut.
"Kondisi ini menunjukkan kepanikan pasar yang cukup tinggi, terutama karena sentimen global dan kekhawatiran investor soal transparansi serta tata kelola pasar domestik," tambah Hendra.
Di tengah tekanan pasar Jumat pagi ini, Direktur Utama BEI Iman Rachman memutuskan mundur dari jabatannya, keputusan yang langsung menjadi sorotan pelaku pasar.
Selain itu, merespons pengumuman Morgan Stanley Capital International, OJK dan BEI akan merevisi aturan batas minimal saham publik atau free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen mulai Februari 2026. Ketentuan ini berlaku untuk emiten baru maupun yang sudah tercatat.
Jika emiten tidak memenuhi persyaratan ini, akan ada kebijakan exit policy, meski detailnya belum diumumkan. BEI dan Self-Regulatory Organization juga akan menyesuaikan proposal agar sesuai permintaan MSCI terkait transparansi free float saham di Indonesia.
Pemerintah juga akan segera mengeluarkan peraturan terkait demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung pada kuartal pertama 2026.
Pada perdagangan Kamis, bursa Eropa ditutup variatif dengan Euro Stoxx 50 melemah 0,52 persen, FTSE 100 Inggris naik 0,17 persen, DAX Jerman turun 0,52 persen, dan CAC Prancis naik 0,06 persen.
Sementara itu, di Wall Street, S&P 500 turun 0,13 persen ke 6.969,01, Dow Jones naik 0,11 persen ke 49.071,56, dan Nasdaq turun 0,53 persen ke 25.884,30.
Bursa regional Asia pagi ini juga melemah, Nikkei turun 0,84 persen ke 52.925,89, Shanghai anjlok 1,31 persen ke 4.103,68, Hang Seng melemah 1,60 persen ke 27.520, dan Straits Times turun 0,20 persen ke 4.920,74.
Sumber: ANTARA