Banggar DPR Minta OJK Terbuka Terima Masukan MSCI

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Badan Anggaran DPR RI mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk lebih terbuka menerima masukan konstruktif, termasuk koreksi dari Morgan Stanley Capital International (MSCI), agar pasar saham Indonesia lebih sehat dan transparan.

"Kita tidak boleh menutup mata terhadap sejumlah koreksi yang dilakukan oleh MSCI terhadap bursa di Indonesia," ujar Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, langkah MSCI yang menghapus beberapa emiten besar dari pemeringkatan sempat membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan dalam dua hari terakhir karena persoalan free float, likuiditas riil, dan transparansi pada sejumlah saham.

Said menekankan pentingnya fakta dan pembuktian konkret sebelum menilai MSCI terlalu cepat, karena masalah yang terjadi mungkin lebih terkait administrasi yang belum diperbarui oleh OJK daripada kesalahan bursa itu sendiri.

Dia juga menyebut bahwa ancaman MSCI bisa berdampak pada investor ritel, terutama yang baru mulai berinvestasi, karena modal mereka berpotensi tergerus dalam waktu singkat dan menimbulkan trauma bagi para pemula.

OJK dan BEI saat ini telah menyesuaikan proposal sesuai permintaan MSCI, termasuk rencana mempublikasikan kepemilikan saham di atas dan di bawah 5 persen untuk kategori corporate and others, sambil menunggu respons MSCI sebelum batas yang ditetapkan pada Mei 2026.

Dengan langkah ini, Said berharap OJK bisa menerima masukan secara terbuka dan menjalankan perbaikan administrasi agar kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia semakin kuat.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka