CEO Inter Milan Kecam Pelemparan Flare ke Emil Audero

waktu baca 2 menit

Jakarta (KABARIN) - Giuseppe Marotta, CEO Inter Milan, mengecam keras insiden pelemparan flare yang mengenai kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero, dalam laga Liga Italia.

Kejadian itu terjadi saat Inter Milan menang 2-0 atas Cremonese di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/2). Flare dilempar dari tribun utara tepat saat Audero menjaga gawang di awal babak kedua, membuatnya terjatuh dan berguling di lapangan. Para pemain langsung menghampiri, dan tim medis segera turun untuk menanganinya.

“Saya mengecam keras apa yang terjadi hari ini: itu adalah tindakan konyol yang sepenuhnya bertentangan dengan nilai-nilai olahraga, nilai-nilai yang telah kami coba tanamkan dan junjung tinggi sejak di tim muda. Bukan hanya saya yang merasa kecewa, melainkan juga seluruh pendukung Inter dan para pemain kami yang semuanya merasa terdampak,” ujar Giuseppe Marotta melalui situs resmi klub.

Beruntung Emil Audero tidak mengalami cedera serius meski sempat mengeluhkan kaki kanannya. Ia tetap melanjutkan pertandingan sampai selesai, menunjukkan profesionalisme yang diapresiasi manajemen Inter.

Kemenangan Inter dicetak melalui gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski, tetapi insiden flare itu menjadi sorotan dan memicu reaksi tegas dari manajemen klub. Marotta berharap pihak berwenang bisa segera mengungkap dan menindak pelaku.

“Saya tahu pihak berwenang sudah menyelidiki situasinya, dan saya yakin mereka yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban. Saya juga ingin memuji profesionalisme Audero yang mampu menjaga gawang hingga saat-saat terakhir,” tambahnya.

Insiden ini menjadi pengingat bagi Inter Milan untuk terus menolak segala bentuk tindakan tidak sportif yang merusak nilai-nilai sepak bola.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka