Oppo Watch S Hadirkan Fitur Pemantau Kebugaran dan Kesehatan

waktu baca 3 menit
Jakarta (KABARIN) -

Oppo resmi merilis smartwatch terbarunya, Oppo Watch S, di Indonesia. Jam tangan pintar ini datang dengan desain stainless steel yang super ramping, fitur kebugaran lengkap, serta pemantauan kesehatan berbasis sensor kelas flagship. Targetnya jelas: jadi teman harian buat kamu yang aktif, peduli kesehatan, tapi tetap ingin tampil stylish.

Mengutip siaran pers di Jakarta pada Selasa, Oppo Watch S hadir dengan bodi stainless steel setebal 8,9 mm dan bobot hanya 35 gram. Desainnya dibuat nyaman dipakai seharian, baik buat olahraga maupun aktivitas harian.

Oppo menyediakan dua pilihan strap. Varian Silver Gleam memakai nylon woven yang ringan, breathable, dan antibakteri. Sementara varian Phantom Black dibekali strap fluoroelastomer hitam yang ergonomis dan mengikuti lekuk pergelangan tangan.

Dari sisi layar, Oppo Watch S mengusung panel AMOLED 1,46 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits. Rasio layar ke bodinya mencapai 75 persen dengan bezel tipis 2,8 mm, sehingga tampilan tetap jelas meski dipakai di bawah sinar matahari terik.
Buat yang suka tampilan personal, tersedia lebih dari 350 pilihan watch face dan beragam widget yang bisa kamu atur sesuai gaya.

Soal kebugaran, smartwatch ini mendukung lebih dari 100 mode olahraga. Ada juga pelacakan lanjutan untuk 12 olahraga populer seperti lari, badminton, tenis, dan renang.
Khusus pelari, Oppo Watch S dibekali dual-band GPS untuk akurasi posisi yang lebih presisi. Jam ini juga bisa merekam metrik profesional seperti ground contact time (GCT), vertical oscillation, dan lactate threshold heart rate (LTHR).

Fitur Heart Rate Broadcast memungkinkan data detak jantung dikirim secara real-time ke perangkat lain seperti treadmill atau sepeda statis. Jadi, kamu bisa memantau performa latihan tanpa harus terus melihat layar jam.

Untuk urusan kesehatan, Oppo Watch S dibekali sensor detak jantung 8-channel, sensor oksigen darah 16-channel, sensor suhu pergelangan tangan, serta sensor elektroda untuk mendukung fitur elektrokardiogram (ECG).

Salah satu fitur andalannya adalah 60s Wellness Overview. Lewat satu kali pengukuran selama satu menit, jam ini bisa merangkum 10 indikator kesehatan sekaligus, mulai dari ECG, detak jantung, kadar oksigen darah, skor tidur, hingga tingkat stres fisik dan mental.

Fitur ECG di Oppo Watch S mampu membantu mendeteksi sinus rhythm, atrial fibrillation, serta detak jantung abnormal. Data ini bisa jadi pendukung saat kamu berkonsultasi dengan tenaga medis.
Sementara itu, Sleep Health Analysis memantau kualitas tidur, termasuk detak jantung saat tidur, laju pernapasan, fase deep sleep, hingga tidur singkat.

Dari sisi konektivitas, Oppo Watch S kompatibel dengan Android dan iOS. Menariknya, jam ini bisa terhubung ke dua ponsel sekaligus. Kamu bisa menerima panggilan dan notifikasi dari dua perangkat, menyinkronkan kontak, sampai mengontrol kamera ponsel dari jarak jauh lewat jam tangan.

Meski bodinya tipis, Oppo Watch S dibekali baterai 330 mAh yang diklaim tahan hingga 10 hari pemakaian. Pengisian cepat selama 10 menit disebut cukup untuk penggunaan seharian.

Untuk daya tahan, jam ini dilindungi kaca lengkung 2.5D, bodi stainless steel tahan korosi, serta mengantongi sertifikasi IP68 dan 5ATM yang membuatnya tahan debu dan air.

Oppo Watch S sudah tersedia di Indonesia dengan harga Rp2.999.000 untuk varian Black dan Rp3.099.000 untuk varian Silver. Oppo juga menawarkan paket bundling OPPO Techlife Watch Strap seharga Rp99.000 bagi kamu yang ingin ganti-ganti gaya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka