Mansour Tegaskan Gaza Hak Rakyat Palestina dan Tak Bisa Dirampas

waktu baca 2 menit

Hamilton, Kanada (KABARIN) - Perwakilan Palestina untuk Perserikatan Bangsa Bangsa Riyad Mansour kembali menegaskan bahwa Jalur Gaza merupakan bagian sah dari wilayah Palestina dan sepenuhnya menjadi milik rakyat Palestina.

"Gaza bukanlah sebidang tanah yang tergantung di udara untuk dirampas oleh siapa pun. Itu milik rakyatnya. Itu milik rakyat Palestina," ujar Mansour saat berbicara dalam sesi pembukaan Komite PBB tentang Hak Hak Rakyat Palestina yang Tidak Dapat Dicabut, Selasa.

Dalam kesempatan itu, Mansour menyampaikan apresiasi atas tercapainya gencatan senjata di Gaza serta peran berbagai pihak yang terlibat, termasuk Amerika Serikat. Meski begitu, ia mengingatkan agar kesepakatan tersebut tidak bersifat sementara dan harus benar benar dijaga.

Menurut Mansour, gencatan senjata tidak boleh mudah runtuh. Ia menegaskan bahwa kekerasan terhadap warga Palestina di Gaza maupun wilayah Palestina lainnya tidak boleh terus terjadi.

Ia juga menyoroti pentingnya kelancaran bantuan kemanusiaan ke Gaza. Mansour menegaskan bantuan harus bisa masuk ke seluruh wilayah, serta lembaga kemanusiaan seperti PBB dan UNRWA harus diberi ruang untuk menjalankan tugasnya.

Selain itu, Mansour berharap proses gencatan senjata berlanjut ke tahap berikutnya, termasuk dimulainya penarikan penuh pasukan Israel dari Jalur Gaza.

Ia kembali menekankan bahwa Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur merupakan satu kesatuan wilayah yang seharusnya berada di bawah otoritas Palestina. Mansour juga menilai penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza penting demi terciptanya stabilitas kawasan dan internasional.

Sumber: ANAD

Bagikan

Mungkin Kamu Suka