Berlanjutnya rebound harga emas dan perak menjadi salah satu faktor yang mendorong penguatan indeks
Jakarta (KABARIN) - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada Rabu sore berhasil ditutup menguat setelah mendapat dorongan dari kenaikan harga emas dan perak yang memengaruhi saham-saham komoditas.
IHSG naik 24,12 poin atau 0,30 persen ke level 8.146,72. Sementara indeks LQ45 yang mewakili 45 saham unggulan bertambah 9,06 poin atau 1,10 persen ke posisi 832,79.
“IHSG sempat dibuka melemah, tapi akhirnya berbalik menguat. Rebound harga emas dan perak jadi salah satu pemicunya,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam analisanya di Jakarta.
Dari sisi domestik, Badan Pusat Statistik akan merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025. Konsensus memperkirakan ekonomi tumbuh 5 persen year on year dibanding 5,3 persen di 2024. Untuk kuartal IV-2025, pertumbuhan diprediksi 5,2 persen (yoy) dan 1,9 persen qoq.
Di pasar global, perhatian investor tertuju pada data retail sales Eropa Desember 2025 yang diperkirakan naik 2,3 persen (yoy) serta rapat European Central Bank dan Bank of England yang kemungkinan besar mempertahankan suku bunga masing-masing di 2,15 persen dan 3,75 persen.
“Kami melihat IHSG berpotensi menguji level 8.200 pada perdagangan Kamis,” tambah Ratna.
Pergerakan IHSG sendiri sempat negatif pada sesi pertama, namun sesi kedua indeks kembali ke zona hijau hingga penutupan perdagangan.
Dari sisi sektoral, sektor barang baku memimpin penguatan sebesar 2,97 persen, diikuti sektor industri naik 1,13 persen dan sektor keuangan 0,97 persen. Sedangkan tujuh sektor lainnya turun, dengan barang konsumen non primer anjlok paling dalam minus 4,16 persen.
Saham yang melonjak paling tinggi di antaranya MBTO, NZIA, NASI, LAJU, dan SURI, sementara yang melemah paling tajam adalah BIPI, TRUE, UNIQ, MORA, dan BUVA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2,89 juta kali transaksi dengan total 45,43 miliar lembar saham berpindah tangan senilai Rp25,74 triliun. Dari total saham, 301 naik, 391 turun, dan 125 stagnan.
Di bursa regional Asia, indeks Nikkei turun 427,30 poin ke 54.293,39, Shanghai naik 34,46 poin ke 4.102,20, Hang Seng bertambah 12,55 poin ke 26.847,32, dan Strait Times naik 21,41 poin ke 4.965,50.
Sumber: ANTARA