Kemenhaj: Beras Haji Ditargetkan Dikirim ke Saudi Sebelum Ramadhan

waktu baca 2 menit

Beras Nusantara diupayakan minggu awal Ramadhan sudah mulai kami kirim dengan harapan sebelum musim haji sudah sampai

Jakarta (KABARIN) - Kementerian Haji dan Umrah RI menyiapkan langkah agar Beras Haji Nusantara bisa mulai dikirim ke Arab Saudi sejak awal bulan Ramadhan. Beras ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jamaah haji Indonesia selama di Tanah Suci.

“Beras Nusantara diupayakan minggu awal Ramadhan sudah mulai kami kirim dengan harapan sebelum musim haji sudah sampai,” ujar Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan kebutuhan beras untuk jamaah dan petugas haji mencapai sekitar 2.280 ton. Angka itu dihitung dari jumlah 205.420 orang dengan total konsumsi makan sebanyak 78 kali di Makkah, 27 kali di Madinah, dan enam kali di kawasan Armuzna.

Selama ini, dapur penyedia layanan haji di Arab Saudi biasanya memakai beras impor dari negara lain dengan harga pasar sekitar 150 riyal Saudi per 40 kilogram atau setara Rp16.824 per kilogram.

Lewat program Beras Haji Nusantara, pemerintah menargetkan harga bisa ditekan menjadi sekitar Rp16.000 per kilogram saat tiba di dapur penyedia layanan. Upaya ini juga diarahkan untuk efisiensi biaya sekaligus menyeragamkan standar menu jamaah.

Dalam satu porsi makan, jamaah nantinya akan menerima nasi 170 gram, lauk 80 gram, sayur 75 gram, air mineral, serta pelengkap lainnya.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy memastikan proses pengiriman beras ke Arab Saudi akan disiapkan secara terstruktur agar berjalan lancar.

"Kaitan dengan ekspor beras haji nanti, setelah ada risalah dari rapat pada hari ini, maka Badan Pangan Nasional akan menyiapkan surat penugasan kepada Bulog untuk melakukan ekspor beras haji tersebut," kata Sarwo.

Dukungan juga datang dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Ia menegaskan stok Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan jamaah haji Indonesia.

"Hari ini kita menyepakati berasnya dari kita. Jadi jamaah haji besok 200 ribu lebih orang, berasnya harus dari kita," ujar Zulkifli Hasan.

"Kita dukung prosesnya. Jamaah lebih suka beras kita, kan pulen. Jadi kita tadi semua mendukung penuh dan memutuskan agar beras itu dari kita, ekspor ke Arab Saudi," tambahnya.

Sumber: ANTARA

Bagikan

Mungkin Kamu Suka