Rusia Tegaskan Dewan Perdamaian Trump Bukan Pengganti PBB

waktu baca 2 menit

Moskow (KABARIN) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan Dewan Perdamaian yang dibentuk Presiden AS Donald Trump untuk menangani situasi di Gaza tidak bisa menggantikan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Tidak. Ini cerita yang berbeda," kata Lavrov dalam menanggapi pertanyaan tentang apakah Dewan Perdamaian dapat menggantikan PBB.

Ia menambahkan, Amerika Serikat cenderung kurang nyaman dengan mekanisme PBB karena di sana harus ada kompromi dan persuasi antarnegara.

"Mereka ingin agar mekanisme itu menyerupai dewan perdamaian. Mereka akan berkata, 'Kami akan mengelolanya,' mereka akan memutuskan, dan Anda berkumpul di sana dan mencari solusi," ujarnya.

Sebelumnya, pada Januari, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian dengan mengundang pemimpin dari sekitar 50 negara untuk ikut serta.

Rusia menyatakan siap mengalokasikan dana sekitar 1 miliar dolar AS atau hampir Rp17 triliun dari aset Rusia yang sebelumnya dibekukan AS untuk mendukung dewan tersebut.

"Kita bisa mentransfer 1 miliar dolar AS dari aset Rusia yang dibekukan di bawah pemerintahan AS sebelumnya ke Dewan Perdamaian," kata Putin dalam pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan Rusia pada Rabu (21/1).

Putin mengatakan pihaknya akan meninjau dokumen dan berdiskusi dengan mitra strategis sebelum memutuskan keterlibatan Rusia. Ia menekankan bahwa negaranya selalu mendukung upaya memperkuat stabilitas internasional di dunia.

Sumber: SPU

Bagikan

Mungkin Kamu Suka