Taman Es Terbesar Dunia di China Tutup, Pengunjung Dapat Refund

waktu baca 2 menit

Harbin (KABARIN) - Ikon musim dingin dunia, Harbin Ice-Snow World, resmi menutup operasionalnya pada Sabtu (21/2). Taman hiburan bertema es dan salju terbesar di dunia itu terpaksa mengakhiri musim lebih cepat karena suhu yang meningkat membuat lanskap es dan saljunya mulai mencair.

Berlokasi di Harbin, ibu kota Provinsi Heilongjiang di timur laut China, edisi ke-27 destinasi musim dingin ini seharusnya masih menarik wisatawan beberapa waktu ke depan. Namun demi keselamatan pengunjung dan menjaga kualitas pengalaman, pihak penyelenggara memutuskan untuk menutup area luar ruangan lebih awal.

Tiket Dikembalikan, Bonus untuk Pengunjung

Pengunjung yang telah memesan tiket dijanjikan pengembalian dana penuh. Tak hanya itu, sebagai bentuk apresiasi, wisatawan yang membeli tiket untuk periode 20–28 Februari 2026 akan mendapatkan akses gratis ke edisi berikutnya.

Meski taman luar ruangan ditutup, kabar baiknya kompleks dalam ruangan—yang diklaim sebagai taman hiburan es dan salju indoor terbesar di dunia—tetap beroperasi mulai Minggu (22/2) siang waktu setempat. Jadi, pengalaman serba es masih bisa dinikmati tanpa khawatir cuaca hangat.

Ikon Wisata dan Mesin Ekonomi

Sebagai destinasi musim dingin unggulan di China, Harbin Ice-Snow World bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan juga simbol ambisi ekonomi es dan salju Negeri Tirai Bambu.

Melalui pedoman yang dirilis Dewan Negara China, pemerintah menargetkan sektor ekonomi es dan salju mencapai nilai 1,2 triliun yuan pada 2027 dan meningkat menjadi 1,5 triliun yuan pada 2030.

Penutupan lebih awal tahun ini menjadi pengingat bahwa perubahan suhu dan dinamika iklim turut memengaruhi industri wisata berbasis alam. Namun, dengan inovasi seperti taman indoor raksasa, Harbin tetap berupaya menjaga pesonanya sebagai “kota es” yang mendunia.

Sumber: Xinhua

Bagikan

Mungkin Kamu Suka